Hukum & Kriminal

Pelanggar Lalu Lintas di Wilayah Kejari Tanjung Perak Membludak

Surabaya (beritajatim.com) – Pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Kejari Tanjung Perak membludak, yakni mencapai 55.425. Jumlah tersebut lebih banyak didominasi kendaraan roda dua.

Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak Eko Budi Susanto menjelaskan, rata-rata pelanggaran tersebut terkait kelengkapan surat dan lampu utama yang merupakan kelalaian dari para pelanggar. “Total pelanggaran sebanyak 55.425, itu rata-rata tidak membawa kelengkapan surat dan lampu tidak menyala,” terang Eko, Senin (30/12/2019).

Jumlah pelanggar lalin pada tahun 2019 ini meningkat ketimbang dari tahun 2018 lalu, setidaknya ada 38.955 pelanggar. Eko mengatakan, hal itu disebabkan semakin banyaknya pengendara yang lalai akan keselamatan dirinya sendiri.

Pihaknya mengimbau pada masyarakat agar selalu memeriksa kembali surat dan kondisi keamanan kendaraannya sebelum berkendara jauh. Terlebih pada musim libur natal dan tahun baru (Nataru) 2019/2020 seperti saat ini.

“Kami harap warga Surabaya atau pendatang yang akan bepergian dibiasakan untuk melihat kembali kondisi kendaraanya. Terlebih surat-surat kendaraan seperti sim dan stnk asli, karena hal tersebut wajib dibawa,”pungkasnya.

Sementara itu, untuk pelayanan pengambilan bukti tilang di Kejari Tanjung Perak Surabaya bisa dilakukan melalui loket pengambilan pada setiap hari Senin sampai dengan Kamis. Selain itu, juga bisa diambil melalui pelayanan Kejari Tanjung Perak yang berada di Mall Pelayanan Publik di Gedung Siola Jalan Tunjungan. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar