Hukum & Kriminal

Pelaku Penembakan Anggota PPS di Sampang Divonis Seumur Hidup

Sampang (beritajatim.com) – Terdakwa Idris pelaku penembakan terhadap Subaidi, Warga Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, divonis dengan hukuman penjara sumur hidup oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Dalam sidang tersebut, hakim menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana serta tanpa hak memiliki senjata,” terang Ketua Majelis Hakim Budi Setyawan, Selasa (2/4/2019).

Penasehat hukum terdakwa, Arman Syahputra mengatakan atas putusan hakim tersebut Idris masih pikir-pikir. “Kita punya waktu selama 7 hari, terdakwa masih pikir-pikir dengan pihak keluarganya, hal yang menjadi keberatan adalah eksepsi terdakwa tidak dipertimbangkan oleh hakim,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Idris warga Desa Tamberu Laok, Kecamatan Sokobanah ini melakukan pembunuhan dengan senjata api baretta call 9 pada Rabu 21 November 2018 lalu di Jalan Desa Sokobanah Tengah.

Modusnya, tersangka berpura-pura ingin menggunakan jasa korban yang berprofesi sebagai tukang gigi. Di tengah perjalanan korban ditabrak pelaku hingga akhirnya proyektil letusan senjata api itu milik Idris menembus dada korban.

Subaidi sempat mendapatkan perawatan medis ke RSUD Pemekasan tetapi nyawanya tak tertolong. Subaidi meninggalkan satu orang istri dan satu anak laki-laki.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar