Hukum & Kriminal

Pelaku: Motor Tanpa Kunci Pengaman Tambahan Sasaran Empuk Kami

Zahroni pelaku pencurian sepeda motor saat jalani pemeriksaan di Mapolsek Gayungan, Surabaya, Jumat (13/12/2019).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Zahroni (30) pelaku pencurian sepeda motor yang menyasar komplek perkampungan padat akhirnya dibekuk petugas. Pelaku yang diketahui tinggal di Simo Gunung Kramat Timur Gang IV No. 37 Surabaya ini mengaku ‘berburu’ di pemukiman padat dan komplem indekos.

Kepada petugas saat gelar perkara di Mapolsek Gayungan, Surabaya, pelaku mengaku hanya mencari sepeda motor yang bebas parkir.

“Selanjutnya kita awasi jika motornya gak berpengaman ganda atau gembok, maka motor itu sasaran empuk kami,” cetus lelaki gendut bertato ini,┬áJumat (13/12/2019)

Usai melihat sasaran ’empuk’, Zahroni pun bertugas untuk melihat kondisi sekitar tempat pencurian. Sembari duduk di atas motornya, Zahroni mengawasi rekannya Mr X yang bekerja mencuri motor.

Menggunakan kunci T buatan sendiri, Zahroji dan Mr X merusak kunci motor hanya butuh waktu semenit saja. Selanjutnya motor pun dibawa rekan Zahroni yang masih buron ini.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Iptu Hedjen menjelaskan, dari keterangan Zahroni yang menjadi joki motor dan pengawas ini, petugas mendapati pelaku lain yang masih buron.

“Ada dua pelaku lain yabg masih buron dan akan segera ditangkap. Kami sudah mengantongi identitas pelaku yang buron ini,” paparnya.

Sementara untuk pelaku Zahroni sendiri mengaku baru dua kali ikut Mr X mencuri motor. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan alat kunci T yang dipakai kerja. Sedangkan dua motor hasil curian sudah dijual dan pelaku mengaku dapat komisi Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dan kita harapkan warga supaya memakai kunci pengaman ganda guna mengurangi resiko kejahatan pencurian,” pungkasnya.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar