Hukum & Kriminal

Pelaku Dugaan Pembunuhan di Bukit Jamur Masih Gelap

Jenazah Korban Pembunuhan di Bukit Jamur saat diambil oleh keluarganya

Gresik (beritajatim.com)- Petugas Polres Gresik terus bekerja keras membongkar kasus dugaan pembunuhan yang dialami Achmad Arinal Hakim (15), warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, yang tewas dengan kondisi kedua tangan terikat di kubangan Bukit Jamur.

Kuat dugaan, bocah asal Desa Sidokumpul itu mengalami kekerasan sebelum meregang nyawa. Hal itu berdasarkan hasil autopsi bahwa terdapat luka pada tubuh dan kepala bagian belakang. Sayangnya, jajaran Kepolisian belum bisa menjelaskan secara gamblang penyebab kematian korban.

Tentu saja, siap pelaku pembunuhan tersebut juga masih gelap. Malah terkait dengan kasus ini, marak hoaks yang beredar di media sosial (Medsos) lengkap dengan identitas pelaku. Dalam informasi tersebut, juga menyertakan foto dan nama.

Dengan arahan untuk menginformasikan keberadaan termasuk mengamankan pelaku. Menanggapi hal ini, Kanit Reskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto menuturkan, iformasi yang beredar itu tidak benar. Sebab, gambar tersebut merupakan tersangka dari tindak pidana yang lain. “Semua itu tidak benar, sebab kasus tersebut sudah terjadi setahun yang lalu,” tuturnya.

Dwi menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Yakni menggali keterangan pihak keluarga, saksi, serta mengidentifikasi kembali lokasi kejadian. “Kami berharap masyarakat tidak termakan informasi yang salah. Karena dampaknya bisa fatal jika sampai main hakim sendiri,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Menurutnya, hingga kini pihaknya belum mengetahui terduga pelaku yang tega menghabisi remaja 15 tahun itu. “Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan,” papar perwira dengan dua melati di pundaknya ini.

Terkait identitas pelaku, alumnus Akpol 2001 menjelaskan bahwa pihaknya belum mengantongi identitas terduga pelaku. “Belum ada, masih dalam lidik. Mohon doanya agar segera terungkap. Yang pasti, hal ini sudah menjadi atensi seluruh jajaran kami, untuk segera mengungkap modus dan motif peristiwa tersebut,” tandasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar