Hukum & Kriminal

Pembunuhan Sadis Bocah 4 Tahun

Pelaku Dendam, Ibu Korban Pernah Jadi Selingkuhan Suaminya

Pelaku pembunuhan bocah 4 tahun

Sumenep (beritajatim.com) – SL (27), perempuan, warga Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, tersangka pelaku pembunuhan bocah 4 tahun, ternyata menyimpan dendam terhadap ibu korban.

“Dari hasil pemeriksaan, motif tersangka menghabisi korban karena tersangka ini sakit hati kepada ibu korban. Suami tersangka dulu pernah berselingkuh dengan ibu korban. Jadi tersangka masih menyimpan dendam,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Kamis (29/4/2021).

Aparat Polres Sumenep resmi menetapkan SL sebagai tersangka pelaku pembunuhan sadis Selvy Nur Indah Sari (4), warga Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten. Tersangka masih memiliki ikatan famili, dan tinggal tidak jauh dari rumah korban. Korban terhitung masih merupakan keponakan tersangka. Sebelum menghabisi korban, tersangka lebih dulu melucuti perhiasan emas yang dipakai korban.

“Tersangka mengambil kalung, gelang, dan anting-anting korban. Tersangka kemudian menjual kalung dan gelang korban seberat 12 gram. Namun anting-anting korban belum sempat dijual,” ungkap Darman.

Eksekusi yang dilakukan tersangka terhadap korban dilakukan di kamar rumah tersangka, setelah ia melucuti perhiasan korban. Korban dibawa ke rumahnya dan diajak masuk ke kamar. Tersangka mengambil kerudung hitam dan ditutupkan pada mata korban. Kemudian tersangka melakukan kekerasan pada korban.

“Tersangka lalu mengambil karung warna putih di depan rumahnya, dan memasukkan korban ke dalam karung. Kemudian tersangka membawa karung berisi korban dengan naik sepeda motor, diletakkan di depan jok,” papar Darman.

Tersangka kemudian berhenti di pinggir jalan raya Dusun Pandan Desa Ambunten Tengah. Selanjutnya karung yang berisi korban tersebut, diangkat pelan-pelan dan dibuang ke dalam sumur tua di pinggir pantai Dusun Pandan Desa Ambunten Tengah.

Mayat korban baru ditemukan 3 hari setelah kejadian. Korban ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian sejak korban dinyatakan hilang.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan untuk mengangkut korban yang telah dimasukkan karung. Selain itu, polisi juga menyita anting-anting korban seberat 0,5 gram, kemudian karung bekas pakan ayam warna putih.

“Kami juga menyita uang tunai Rp 4.000.000, hasil penjualan perhiasan emas milik korban,” terangnya. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar