Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pelaku Begal Payudara Asal Ngadiluwih Kediri Dibekuk Polisi

Unit Reskrim Polsek Ngasem menangkap pelaku pencabulan terhadap siswi SMP di Kabupaten Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Unit Reskrim Polsek Ngasem menangkap pelaku pencabulan terhadap siswi SMP di Kabupaten Kediri. Pelaku bernama Soni Agus Triyan Saputro (29) warga Dusun Sawahan, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri melakukan aksi begal payudara terhadap korban.

Pelaku diringkus polisi tanpa perlawanan di rumahnya. Identitasnya terungkap dari rekaman kamera CCTV yang merekam aksi bejatnya mencabuli korban. Pelaku yang sempat diamankan di Mapolsek Ngasem, akhirnya dilimpahkan ke Unit PPA Polres Kediri untuk penyidikan lebih lanjut.

“Kemarin korban melapor ke kami, dan kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Iptu Hidayat, Kapolsek Ngasem. Selain memintai keterangan korban dan saksi, dalam penyelidikan ini, polisi juga memeriksa sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian. Beruntung aksi pelaku sempat terekam CCTV milik warga.

Aksi begal payudara ini terjadi di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pada Selasa (15/3/2022) siang hari. Dari rekaman CCTV itu terlihat, bagaimana pelaku melakukan aksinya. Pelaku yang mengendarai sepeda motor putar balik untuk membuntuti korban yang naik sepeda. Korban sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah.

Setelah di memasuki kawasan sepi, pelaku memepet korban dan langsung melakukan aksi pencabulan. Akibat aksi itu, korban sempat terjatuh dari sepedanya dan terseret. Sementara pelaku langsung kabur ke arah selatan.

Dalam penangkapan di rumah pelaku, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2022 No.Pol: AG-3014-AAH yang dipakai beraksi. Kemudian satu buah helm merk SHEL, satu potong sweater warna hitam bertuliskan Volcom yang dipakai oleh pelaku serta satu kunci kontak sepeda motor.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76e Jo pasal 80 Jo pasal 76c UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. [nm/ted].


Apa Reaksi Anda?

Komentar