Hukum & Kriminal

Pelajari Rekaman CCTV, Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Perampokan Nasabah Bank di Mojokerto

Barang bukti berupa pecahan busi yang diamankan dari lokasi kejadian. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus perampokan nasabah bank dengan modus pecah kaca di tempat parkir bank Mandiri Cabang Pembantu (Capem) Ngoro, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin (8/6/2020) hingga kini masih dilakukan penyelidikan. Pihak kepolisian memeriksa lima saksi dan mempelajari rekaman CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Ipda Selimat mengatakan, sampai saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan para saksi. “Sudah ada 5 orang yang kita periksa, 2 saksi diantaranya merupakan dari pihak pabrik. Sementara 3 saksi lainnya adalah orang luar termasuk tukang parkir,” ungkapnya, Kamis (11/6/2020).

Masih kata Kanit, tim penyidik juga masih mengumpulkan alat bukti berupa rekaman CCTV (closed circuit television) dari sejumlah titik. Upaya ini dilakukan sekaligus untuk memburu jejak komplotan sindikat pecah kaca mobil Daihatsu Zenia nopol N 1722 V warna silver dan membawa kabur uang senilai Rp 259 juta dari CV Dae Yang.

“Termasuk mempelajari rekaman CCTV yang ada di sekitar BCA KCP Ngoro yang berada di Blok A-3 Ngoro Industri Persada, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto tempat korban mencairkan uang tunai,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra menambahkan, selain memeriksa lima saksi dan masih mencari barang bukti lain berupa rekaman CCTV. “Rekaman kamera pengintai ini sekaligus untuk mengidentifikasi orang-orang yang berada di area sekitar,” ujarnya.

Baik di tempat kejadian perkara (TKP) yakni tempat parkir bank Mandiri Capem Ngoro, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto maupun di Bank Central Asia Kantor Cabang Pembantu (BCA KCP) Ngoro di mana pencairan uang kali pertama dilakukan korban. Pihaknya juga masih mempelajari pecahan busi yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kalau soal temuan serpihan busi yang kita temukan di sekitar kejadian itu masih kita dalami. Apa ada hubungan dengan kejadian dan gunanya untuk apa?,” tegasnya.

Sebelumnya, aksi pencurian nasabah bank dengan modus pecah kaca terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto, Senin (8/6/2020) lalu. Pelaku berhasil membawa kabur uang senilai Rp259 juta dari dalam mobil Zenia nopol N 1722 V warna silver dari halaman tempat parkir bank Mandiri Capem Ngoro, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar