Hukum & Kriminal

Pelajar SMP Jadi Tersangka Kasus Sodomi

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Mojokerto bekerja cepat dalam penanganan kasus sodomi dengan pelaku dan korban anak dibawah umur. Pelaku yang merupakan salah satu pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus sodomi dengan pelaku dan korban anak di bawah umur. “Memang benar kita sedang menangani kasus sodomi yang dilakukan tersangka dibawah umur dan korbannya sebagian besar anak-anak dibawah umur,” ungkapnya, Senin (4/11/2019).

“Kita terima laporan, pendalaman, temukan tersangka dan korban langsung kita proses. Ada dua korban, masih didalami karena informasi korbannya masih banyak. Pelaku SMP, korban siswa SD. Penetapan tersangka sudah tiga hari yang lalu, tersangka anak harus di tempat khusus dan penyidikan yang cepat,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto. Karena, lanjut Kapolres, yang utama adalah rehabilitasi baik korban maupun tersangka.

“Anak harus dilindungi baik itu tersangka maupun korban karena kita yakin bisa direhabilitasi. Antara tersangka dengan pelaku saling kenal, untuk pasalnya normatif. Tersangka kita kenakan Undang-undang Perlindungan Anak. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar