Hukum & Kriminal

Pelajar di Ponorogo Edarkan Pil Koplo

Pelaku DPP menunjukan barang buktinyang disita dari dririnya.(foto : Polsek Siman)

Ponorogo (beritajatim.com) – Polisi baru-baru ini mengamankan pemuda berinisial DPP. Pemuda yang berstatus pelajar kelas II disalah satu SMA di Ponorogo itu, terlibat peredaran pil dobel L atau pil koplo di daerah Ponorogo bagian selatan.

“Dari rangan pelaku, kami sita barang bukti pil koplo sebanyak 487 butir,” kata Kasubag Humas Polres Ponorogo Iptu Edy SuciptaSucipta, Sabtu (21/3/2020).

Edy mengungkapkan keberhasilan polsek Siman mengamanakan pemuda 19 tahun itu, merupakan pengembangan kasus sebelumnya. Yakni dari pengembangan kasus pengedaran pil koplo oleh pelaku berinisial GDK (22), warga Banyudono, Ponorogo.

“Dari ocehan GDK saat diinterogasi, DPO membawa barang bukti yang dicari polisi,” katanya.

Benar saja, saat identitas DPP sudah diketahui, polisi langsung memburunya. Alhasil saat petugas menangkapknya, satu klip pasti berisi 7 butir pil koplo di saku celananya.

Tak puas hanya menemukan satu klip plastik, polisi mengembangkan penggeledahan di rumah DPP. Akhirnya oetugas menemukan ratusan pil koplo yang disembunyika  di atas plafon rumah. Rinciannya polisi berhasil menyita 12 plastik klip berisi masing-masing 40 butir yang dibungkus plastik warna hitam tersebut.

“Diatas plafon ditemukan plastik warna hitam yang mencurigakan, saat diambil isinya ratusan pil dobel LL,” katanya.

Selain menyita barang bukti pil koplo, polisi juga mengamankan hp yang diduga digunakan DPP untuk bertransaksi. Atas perbuatannya, DPP dijerat dengan pasal 196 dan 197 UU 36/2009 tentang Kesehatan. Lantaran kedapatan dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa memenuhi standar atau syarat keamanan, khasiat, dan mutu yang jelas.

“Kami komitmen supaya Ponorogo zero dari narkoba, makanya kami akan terus lakukan pengembangan kasus peredaran pil koplo ini di bumi reyog,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar