Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pekerja Serabutan Jual Sabu Alasan Menyambung Hidup

DW saat diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Surabaya (beritajatim.com) – DW (21), warga jalan Gunungsari, ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di rumahnya, Minggu (15/05/2022). Dia ketahuan memiliki dan mengedarkan narkotika jenis sabu. Dari pengakuannya, DW nekat menjadi bandar jalanan karena tak punya pekerjaan tetap.

Kasat narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Hendro Utaryo menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebut DW bandar narkoba. Polisi yang mendengar langsung melakukan pendalaman.

“Usai kami selidiki ternyata benar sehingga kami lakukan skema penangkapan dan kami geledah di rumahnya di Jalan Gunungsari,” ujar Hendro, Rabu (25/05/2022).

Barang bukti yang diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Saat ditangkap dan hendak digeledah, tersangka sempat mengelak dan hendak melarikan diri. Beruntung, petugas di lapangan lebih sigap dan berhasil memborgol kedua tangan tersangka.

“Kami temukan 8 poket sabu dengan berat total 2.46 gram yang disimpan dalam bungkus rokok,” imbuh Hendro.

Selain menemukan barang bukti narkotika jenis sabu, polisi juga menemukan dua pipet kaca bekas pakai, uang Rp 50 ribu dan sekrop milik tersangka. Dihadapan penyidik, ia nekat menjual sabu lantaran untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Selain buat hidup juga buat bayar utang,” tegas Hendro.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar