Hukum & Kriminal

Pegawai Honorer Mojokerto Ini Simpan Sabu di Gulungan Benang Layang-layang

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Eko Agus Sulistiono (34) warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satnarkoba Polres Mojokerto. Pegawai honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto ini mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan sabu di dalam tempat gulungan benang layang-layang.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, Satnarkoba Polres Mojokerto dan polsek jajaran Polres Mojokerto berhasil mengamankan 25 orang pelaku penyalahgunaan narkoba. “Dari 25 orang pelaku tersebut disita barang bukti berupa pil double L sebanyak 31.675 butir dan sabu seberat 49,13 gram,” ungkapnya, Rabu (27/1/2021).

Masih kata Kapolres, sebanyak 25 orang pelaku dari 17 laporan polisi tersebut ada salah satu pelaku yang merupakan tenaga honorer di Dishub Kabupaten Mojokerto. Pelaku diamankan di rumahnya di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada, Senin (11/1/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

“Untuk mengelabui petugas, pelaku menyimpan sabu di tempat gulungan benang layang-layang. Kalau petugas tidak jeli, tidak akan tahu ada sabu di situ. Harapan kepada masyarakat agar bisa memberikan informasi jika menemukan peredaran gelap narkoba. Karena petugas tidak berhenti di sini, penyelidikan akan terus dilakukan sehingga bisa memutus peredaran gelap narkoba sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Dari tangan pelaku disita barang bukti sabu kemasan plastik klip seberat 0,44 gram, satu tempat gulungan benang layang-layang, satu unit timbangan digital warna hitam, satu unit timbangan digital warna silver, satu bandel plastik klip, satu buah kotak plastik warna hijau, satu unit Handphone (HP) merk Samsung warna hitam dan satu unit HP merk Oppo warna biru serta uang tunai sebesar Rp300 ribu.

“Pelaku mengaku mendapatkan sabu dari Dwi Nurcahyo Adi Putro (25) warga Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dan berhasil diamankan petugas. Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku Eko Agus Sulistiono (34) mengaku, sabu tersebut dikonsumsi sendiri. “Dipakai sendiri, saya sudah 5 tahun konsumsi narkoba. Ya pakai dari SMA. Sempat mengedarkan juga. Kalau gulungan benang ini, buat simpan sabu agar petugas tidak mengetahui. Ini bisa simpan 0,44 gram sabu,” ujarnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar