Hukum & Kriminal

Pegang Bagian Ini pada Wanita, Warga Tulangan Sidoarjo Digebuki Massa

Sidoarjo (beritajatim.com) РKetenangan warga Desa Kepatihan KecamatanTulangan Sidoarjo berubah menjadi panas Selasa (11/6/2019). Penyebabnya  adanya ulah seseorang yang membuat masyarakat setempat yang geram.

M Rizky Alfasri (28) warga RT 03 RW 04 desa setempat, diduga kerap berulah tidak sopan yakni memegangi bagian sensitif kaum hawa yang ditemuinya. Tak ayal, korban yang tak menerimakan marah-marah.

Warga yang mengetahui kejadian juga geram dan melakukan pemukulan terhadap pelaku yang diduga punya kelainan tersebut. Pelaku sempat diarak ke kantor desa karena massa yang marah jumlahnya semakin banyak.

Pihak aparat desa langsung berkordinasi dengan Polsek Tulangan untuk memproses tindakan pekerja PT Suprama tersebut. “Warga kesal dengan ulah yang dilakukan oleh pelaku,” ucap Novi salah satu saksi.

Kejadian itu bermula, korban Khalifatul Rosidah (33) warga Desa Kepatihan, naik motor sendirian dari arah timur Jalan Desa Kepatihan hendak pulang ke rumah tepatnya jalan didepan makam Desa Kepatihan.

Massa yang geram penuhi Balai Desa Kepatihan Kec. Tulangan

Tiba-tiba dari arah yg sama pantat korban dipegang oleh pelaku sehingga korban terkejut dan berteriak sambil memaki-maki pelaku. Kemudian teriakan tersebut didengar oleh masyarakat sekitar akhirnya pelaku dikejar oleh masyarakat dan berhasil diamankan.

Oleh warga bersama perangkat desa, pelaku kemudian dibawa ke kantor Balai Desa Kepatihan. Kejadian dan kabar pelaku diamankan menyebar secara cepat dan masyarakat berduyun- duyun mendatangi Balai Desa Kepatihan.

Warga yang di luar balai desa geram dan berteriak-teriak supaya pelaku tidak dilindungi. Melihat jumlah massa yang bertambah banyak ada sekitar 300 massa, perangkat desa bersama Polsek Tulangan kordinasi dengan Polresta Sidoarjo, dan didtangkan bala bantuan dari Polsek Krembung dan anggota Raimas Polresta Sidoarjo.

Dari pengamanan yang ada, polisi sempat kuwalahan karena massa merengek ingin menghakimi pelaku. Evaluasi terhadap pelaku untuk di masukkan ke mobil lanjut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo juga berjalan alot.

Massa semakin beringas dan sempat terjadi aksi dorong-dorongan aparat polisi dengan massa yang memenuhi balai desa. “Satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam kombinasi merah Nopol W 2178 VV milik pelaku juga sudah diamankan. Kasusnya diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo,” kata salah satu anggota Polsek Tulangan.

Anggota berpangkat Brigadir Polisi itu juga menyebut, dari pengakuan pelaku, pernah melakukan hal sama, sudah sekitat 10 kali. “Mengaku sekitar sudah berulah tidak sopan itu 10 kali, namun diberbagai tempat,” ungkapnya. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar