Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Pedagang Kecil Terima Bantuan Uang Tunai dari Kapolres Malang

Malang (beritajatim.com) – Puluhan pedagang kaki lima dan pemilik warung di masa pandemi, menerima bantuan langsung dari Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono. Bantuan itu di salurkan bagi Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Malang. Selasa, (21/9/2021)

Sebanyak 50 pedagang yang telah terdaftar dan dinyatakan layak sebagai penerima BTPKLW, hari ini mendapatkan bantuan tunai sebasar Rp. 1,2 juta dari pemerintah.

“Ini program dari pemerintah untuk membantu para pedagang kaki lima dan pemilik warung yang terdampak masa pandemi saat ini, masing-masing mendapatkan bantuan tunai sebasar satu juta dua ratus ribu rupiah,” kata Bagoes usai menyaluran BTPKLW secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Bagoes menegaskan, bahwa ini merupakan program dari pemerintah yang dipercayakan kepada TNI-Polri untuk menyalurkan bantuan tunai tersebut. “Kegiatan penyaluran bantuan tunai ini serentak dilaksanakan oleh TNI-Polri,” ujar Bagoes.

Bagoes menjelaskan, Polres Malang akan menyalurkan bantuan tunai kepada sekitar 3.460 pedagang kaki lima dan warung di wilayah Kabupaten Malang.

Dari total jumlah pedagang kaki lima dan warung tersebut, akan diberikan bantuan tunai secara bergelombang hingga pertengahan November 2021 nanti.

“Total ada sekitar tiga ribu empat ratus enam puluh penerima dari kalangan pedagang kaki lima dan pemilik warung di Kabupaten Malang yang nantinya akan menerima bantuan tunai ini, namun untuk menghindari kerumunan, kami menyalurkan secara bertahap sampai pertengahan bulan depan,” jelasnya.

Bagoes mengungkapkan, bantuan tunai ini diberikan kepada pedagang kaki lima dan pemilik warung yang belum pernah mendapat bantuan sosial dari program pemerintah.

“Kami mendata melalui para Bhabinkamtibmas, selanjutnya secara selektif akan kami verifikasi untuk menentukan layak tidaknya sebagai calon penerima. Karena sesuai arahan dari pemerintah bahwa program ini dikhususkan kepada pedagang kaki lima dan pemilik warung yang sama sekali belum pernah menerima bansos dari pemerintah,” papar Bagoes.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, para penerima secara bergantian menerima bantuan tunai ini. Bagoes berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dimasa pandemi Covid-19.

“Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban pedagang kecil dimasa pandemi saat ini, tak lupa agar semua masyarakat dan juga pelaku usaha di Kabupaten Malang selalu menerapkan protokol kesehatan demi memutus penyebaran Covid-19,” tutupnya. (yog/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar