Hukum & Kriminal

Patroli Cegah Tawuran Antar Remaja, Polisi Amankan Meriam Bambu

Tuban (beritajatim.com) – Pasca aksi tawuran antar remaja menjelang sahur di wilayah Desa Sendang, Kecamatan Senori, petugas dari jajaran Polsek Senori, Polres Tuban melakukan antisipasi agar tidak terulang kembali, Rabu (29/4/2020).

Kali ini sejumlah anggota dari Polsek Senori melakukan kegiatan patroli dan melakukan pengamanan menjelang sahur di sejumlah titik kerawanan yang ada di wilayah tersebut. Hasilnya petugas berhasil mengamankan belasan remaja yang mondar-mandir dengan membawa meriam bambu dan juga sejumlah senjata kayu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa tawuran antar remaja yang dipicu lantaran saling ejek terjadi di wilayah Kecamatan Senori, Tuban kemarin dini hari. Yang mana para remaja yang sedang keliling dengan menggunakan musik tongklek bersinggungan dengan kelompok lain.

“Untuk kronologinya, kelompok tongklek keluar dari wilayah desa mereka bertemu dengan kelompok lain. Kemudian saling ejek jadilah tawuran,” terang AKP Musa Bakhtir, Kapolsek Senori, Polres Tuban.

Musa menjelaskan, setelah adanya kejadian tawuran pada hari Selasa dini hari kemarin, petugas kepolisian kemudian melakukan tindakan pencegahan. Yakni dengan melakukan patroli serta melakukan pengawasan secara ketat di beberapa titik yang rawan terjadinya aksi tawuran menjelang sahur itu.

Dalam kegiatan patroli yang dilakukan oleh beberapa personil Polsek Senori itu terdapat belasa remaja yang terlihat mondar-mandir di sekitar jalan raya Desa Sendang, Kecamatan Senori, Tuban itu. Mereka tampak membawa bambu dan juga gerobak serta terdapat meriam bambu yang sering sebagai pemicu tawuran.

“Waktu kegiatan patroli kita amankan sebanyak 12 remaja yang mondar-mandir di sekitar lokasi yang pernah menjadi tempat tawuran. Barang buktinya mereka bawa bambu dan saya lihat ada juga meriam bambunya, itu yang bisa menjadi pemicu untuk tawuran. Karena suaranya diarahkan ke lawannya,” tambahnya.

Barang bukti berupa satu sepeda motor dengan membawa gerobak yang membawa bambu yang dijadikan sebagai meriam itu kemudian diamankan di Polsek Senori, Polres Tuban. Sedangkan sebanyak 12 remaja yang merupakan kelompok itu kemudian dilakukan pembinaan dan kemudian disuruh pulang ke rumah masing-masing.

“Kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan guna mencegah terjadi tawuran serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Senori,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar