Hukum & Kriminal

Pasca Tertangkap Polisi, Rumah Mewah Bos Q-net di Madiun Sepi

SEPI : Rumah bos Q-net di Madiun tampak sepi.(foto : Endra Dwiono)

Madiun (beritajatim.com) – Bisnis Multi Level Marketing (MLM) Q-net belakangan mencuat. Pasca tertangkapnya MK bos Q-net Madiun oleh tim cobra Polres Lumajang pada Selasa (3/9/2019) lalu. Kasus itu terbongkar setelah ada laporan kehilangan anak oleh orang tuanya. Usut punya usut, mengikuti MLM Q-net yang berada di Kabupaten Madiun.

Kini setelah penangkapan MK, pantauan beritajatim.com rumah mewah pelaku yang bercat putih di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, tampak sepi. Hanya ada beberapa pria berada di dalam rumah tersebut. Ada yang sedang membersihkan rumput, membersihkan kandang hewan peliharaan, dan ada juga seorang petugas yang duduk di pos penjagaan.

Sekretaris Desa Singgahan, Joni Anwar, mengatakan rumah mewah tersebut sepi pasca dilakukan penggeledahan oleh tim kepolisian dari Polres Lumajang, beberapa waktu yang lalu. “Terakhir kali ada pertemuan, lima hari sebelum penggeledahan. Masih ada kegiatan pertemuan,” kata Joni, Jumat (6/9/2019).

Joni mengungkapkan sebelum penggeledahan, masih ada aktifitas di rumah dan gedung pertemuan yang lokasinya berjarak sekitar 50 meter ke arah timur, dari rumah MK. Di gedung pertemuan yang bercat kuning itu, dijadikan tempat untuk menggelar seminar tentang bisnis Q-net. “Pertemuannya setiap malam Minggu dan malam Rabu. Tetapi terakhir malam Selasa kemarin itu ada pertemuan,” katanya.

Joni menyebut jika para tetangga dulu juga sempat tergiur. Mereka bahkan membayar uang sebesar Rp 9 juta. Setelah membayar, mereka mendapat alat kesehatan. Namun untuk mendapatkan keuntungan, para tetangganya itu disuruh merekrut dua anggota baru. “Banyak warga sekitar yang akhirnya mundur. Karena mereka tidak bisa merekrut anggota baru,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar