Hukum & Kriminal

Pasca Putusan Pailit PT PLT di PN Surabaya, Ini Persiapan Kuasa Hukum Kreditur

Surabaya (beritajatim.com) – Pengadilan Niaga pada Negeri (PN) Surabaya beberapa waktu lalu menyatakan PT Prima Lima Tiga (PLT) pailit, atas putusan tersebut pihak kreditur melalui kuasa hukumnya Yafety Waruwu akan berkoordinasi dengan kurator untuk mempersiapkan eksekusi.

“Kurator yang nanti akan menentukan langkah-langkah selanjutnya kepada seluruh kreditur,” ujar Yafet, Sabtu (27/6/2020).

Perlu diketahui, PT PLT merupakan pemilik awal Alpines Hotel di Kota Batu, Malang dan sesuai dengan putusan Pengadilan Niaga Surabaya dengan nomor putusan 12 Pdt PKPU Tahun 2020 PT Prima Lima Tiga memiliki hutang total senilai Rp 97,426,831,256 atau Rp 97,4 miliar kepada para kreditur. Sedangkan total aset PT PLT hanya sekitar Rp 70 miliar.

Namun saat ini pemilik PT PLT tengah melakukan upaya hukum di Polda Jatim dan melaporkan kreditur secara pidana. Hal tersebut dilakukan pasca putusan pailit. “Kita tidak tahu apa alasannya apa, sebab data-data yang ada juga sudah menjadi bukti-bukti yang sah,” tandasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengaku siap akan menghadapi upaya hukum dari PT PLT. “Upaya hukum yang telah kita lakukan untuk melindungi memberi bantuan hukum kepada kreditur kita adalah melakukan pelaporan juga kepada Polrestabes kepada Direktur Utama PT PLT. Dalam hal tidak melakukan sesuatu apa yang menjadi suatu perjanjian antara kreditur kita dan juga debitur itu sendiri,” jelas Yafet. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar