Hukum & Kriminal

Pasca Idul Adha, PN Surabaya Kembali Gelar Rapid Test

Surabaya (beritajatim.com) – Pasca perayaan hari raya Idul Adha 1441 hijriah yang jatuh pada Kamis 31 Juli 2020 membuat Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melakukan rapid tes, ini dilakukan lantaran wabah covid 19 secara nasional masih belum terkendali secara maksimal, demikian juga di wilayah kota Surabaya.

Hal itu diungkapkan Humas PN Surabaya Martin Ginting dalam pers releasenya yang disampaikan Senin (3/8/2020). Menurut Ginting, sehubungan hari raya Idul Adha 1441 H beberapa hari yang lalu, masyarakat tetap saja merayakan dengan meriah di wilayah tertentu yang tingkat religinya tinggi.

“Oleh karena aparatur PN Surabaya dengan jumlah total sekitar 300 orang dipastikan mudik ke kampungnya masing-masing di wilayah yang dekat dengan kota Surabaya. Maka dengan kondisi tersebut, aparatur PN Surabaya berbaur dengab masyarakat dalam keramaian untuk pelaksanaan Qurban serta perayaannya,” ujar Ginting, Senin (3/8/2020).

Dijelaskan Ginting, untuk mengantisipasi penyebaran virus yang mungkin terbawa dari luar oleh aparatur PN Surabaya maka di hari kerja pertama hari ini pimpinan PN Surabaya melakukan rapidtest secara mandiri terhadap seluruh aparatur PN termasuk tenaga honor.

Untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 dan mencegah adanya Cluster Virus di tempat kerja, agar masyarakat pengguna jasa PN Surabaya tetap terantisipasi dalam pencegahannya atau guna memutus mata rantai penyebaran virus di PN Surabaya.

“Oleh karena itu pada tahun ini warga PN Surabaya tidak melakukan Qurban di kantor, tapi diarahkan ke wilayah tempat tinggalnya masing-masing karena mencegah penumpukan massa saat pemotongan hewan qurban di PN Surabaya,” pungkasnya. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar