Hukum & Kriminal

Pandemi, Sabhara Polrestabes Surabaya Terus Jaga Ketangkasan dan Kondisi Badan

Petugas Satuan Sabhara melatih kemampuan pengendalian massa di tengah pandemi di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020).(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Selain harus tetap sigap, kepolisian dalam hal ini Unit Sabhara tetap harus menjaga kemampuan diri meski di tengah pandemi virus. Oleh sebab itu, pelatihan kemampuan harus tetap dilakukan untuk ketangkasan juga untuk menjaga kondisi badan.

Sebab, pandemi virus ini sangat menghawatirkan jika personil kepolisian tak sehat secara jasmani. Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Herman menjelaskan, pelatihan ditujukan untuk tetap tegas dan sigap saat mengendalikan massa.

“Jadi kita tidak bisa lengah dalam kondisi apapun. Oleh sebab itu pelatihan pengendali massa tetap harus dijaga. Karena kita meski ada pandemi pergerkaan massa itu juga tetap ada. Meski tak seperti dulu yang jumlahnya jauh lebih besar,” paparnya kepada beritajatim.com saat menggelar latihan di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (8/8/2020).

Lebih lanjut AKBP Heman menjelaskan, kegiatan rutin pelatihan kemampuan pengendalian massa tetap digelar. Terlebih dikarenakan saat ini sudah mendekati pelaksanaan pilkada serentak. Oleh sebab itu kemampuan harus tetap tejaga terutama kesiapan menghadapi pilkasa di Kota Surabaya ini.

“Hampir setiap hari dilakukan pelatihan. Selain melatih secara personil, pelatihan secara tim juga harus diasah. Sehingga kemampuan personil tetap terjaga dan kesehatan juga stabil,” paparnya.

Seperti pada pengamatan beritajatim.com di lokasi kejadian, petugas berlatih mengendalikan massa dengan mendorong massa yang mendesak petugas. Jika personil atau peserta demo cidera maka petugas dengan sigap menolongnya. Proses penolongan pun disertai dengan cover petugas dan dibelakangnya terdapat empat petugas medis yang siaga dan siap mengevakuasi korban. Tak hanya itu, pelatihan karate juga diasah dengan pola satu laean satu. (man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar