Hukum & Kriminal

Pandemi Covid-19, Balap Liar Masih Berlangsung di Ponorogo

Ratusan sepeda motor hasil balap liar(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski di masa pandemi Covid-19, aksi balap liar masih terjadi di Ponorogo. Buktinya, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Satlantas Polres Ponorogo mengamankan ratusan sepeda motor. Seolah-olah imbauan untuk membatasi kegiatan di luar rumah pun diabaikan mereka yang rata-rata remaja maaih dibawah umur.

“Kurang lebih kami mengamankan 150 sepeda motor hasil balap liar selama pandemi Covid-19,” Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Indra Budi Wibowo, Rabu (8/7/2020).

Indra menyebut jika pada awal-awal pandemi, banyak orang yang tidak keluar rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, pihaknya malah menemukan aksi balap liar. Apalagi pelaku yang kebanyakan masih pelajar ini dalam keadaan libur sekolah. Penindakan aksi balap liar, kata Indra dilakukan di beberapa tempat. Untuk daerah kota di alon-alon dan jalan Suromenggolo.

“Dua jalan itu menjadi atensi aksi balap liar di wilayah kota,” katanya.

Sedangkan di luar kecamatan Ponorogo, polisi mendapati balap liar di Kecamatan Babadan dan Sambit. Bahkan di kecamatan Sambit petugas mengamankan sekitar 58 sepeda motor. Pada saat penindakan, memang terjadi aksi balap liar secara besar-besaran.

“Biasanya balapan dilakukan malam hari, namun saat penindakan di Sambit itu terjadi pada sore hari,” katanya.

Sepeda motor hasil balap liar bakal ditahan berbulan-bulan sampai si pemilik mengikuti sidang tilang dan mengembalikan sepeda motor sesuai spesifikasi standar. Dengan penindakan seperti ini, diharapkan pelaku yang masih remaja ini bisa jera dan tidak mengulangi lagi aksi yang tidak berguna ini. Malah aksi tersebut menjurus membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Sepeda motor hasil balap liar di simpan di salah satu gudang yang kami sewa untuk menyimpan sepeda motor hasil balap liar tersebut,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar