Hukum & Kriminal

Pandemi Corona Belum Berakhir, Begini Saran Kapolrestabes Surabaya

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi virus corona di dunia dan Indonesia belum berakhir, termasuk di kota Surabaya. Guna memutus mata rantai penyebaran, masyarakat harus patuhi protokol kesehatan (prokes). Wajib memakai masker, wajib menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan dengan sabun.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, pun berharap masyarakat Surabaya untuk tertib dan disiplin menerapkan prokes. Jangan menuruti emosi sesaat untuk menghadang, menghalangi dan menghambat petugas tenaga kesehatan.

Jika terjadi, pihak kepolisian tidak akan segan untuk menerapkan UU Kesehatan tentang wabah penyakit menular. “Jangan pernah memandang satu atau dua orang yang emosional sesaat. Tapi mari kita lihat ke depannya, jika virus corona bisa ditekan secepat mungkin, tatanan ekonomi daerah akan cepat membaik,” jelas Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, Selasa (6/10/2020) di kantornya.

Lebih lanjut Kapolrestabes menjelaskan, dalam kondisi pandemi saat ini perlu ada keseimbangan aspek medis dan ekonomi. Oleh sebab itu, jika masyarakat tertib dan bersama melawan corona dengan pemerintah. Maka roda perekonomian Surabaya akan membaik dan membangun Jawa Timur hingga perekonomian Indonesia juga membaik.

“Harapan kita Surabaya bisa menjadi contoh buat nasional dalam keberhasilan menanggulangi virus corona. Jadi perlu adanya kerjasama antara masyarakat dan petugas Tiga Pilar (TNI, Polri dan Pemda). Maka perekonomian Kota Surabaya akan membaik,” tandasnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar