Hukum & Kriminal

Pakai dan Edarkan Sabu, BNN Amankan Tiga Pemuda Asal Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Perang terhadap narkoba di wilayah Kabupaten Gresik terus digaungkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat. Kali ini, tiga pemuda asal desa berbeda diamankan karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu dengan total seberat 15,1 gram.

Ketiga pemuda yang diamankan itu masing-masing Muhammad Ibrahim (18) asal Desa Bringkang, dan Maulana Hasan Sigit (32) asal Desa Domas, Kecamatan Menganti, Gresik serta Suhendro (33) asal Desa Karangan, Kecamatan Cerme, Gresik.

Kepala BNN Gresik AKBP Supriyanto mengatakan, penangkapan kedua pemuda yang masih satu sahabat itu bermula saat timnya mendapat informasi dari masyarakat. Bahwa, ada peredaran sabu di wilayah Menganti, Gresik. Dari informasi itu, timnya bergerak lapangan yang mengarah ke Muhammad Ibrahim. “Tersangka Muhammad Ibrahim kami amankan di tempat tinggalnya,” katanya, Kamis (24/09/2020).

Usai mengamankan satu tersangka lanjut Supriyanto, kemudian BNN Gresik mengembangkan kasus ini dan berdasarkan informasi Muhammad Ibrahim. Dirinya, mendapatkan sabu dari Maulana Hasan Sigit warga Desa Domas, Kecamatan Menganti. “Dari hasil penggeledahan ditemukan satu alat hisap, satu unit timbangan digital. Satu buah korek gas, uang sebesar Rp 2,6 juta dan satu buah ponsel,” ujarnya.

Masih menurut Supriyanto, sewaktu diinterogasi. Dari pengakuan Maulana Hasan Sigit sabu yang diperoleh itu berasal dari rekannya Suhendro warga asal Desa Karangan, Kecamatan Cerme.

Tak ingin buruannya kabur. Tim BNN Gresik memburu tersangka Suhendro. Tersangka tersebut berhasil diamankan di tempat tinggalnya tanpa perlawanan. “Dari tangan tersangka tersebut kami mengamankan tiga poket sabu dengan berat 14,03 gram. Satu buah sedotan, alat hisap, dua buah pak plastik klip kecil dan lima ponsel,” ungkap Supriyanto.

Ia menambahkan, sabu yang didapat dari ketiga tersangka tersebut berasal dari jaringan Lapas Madura. Hal ini berdasarkan dari penuturan salah satu tersangka yakni Suhendro. “Dia Suhendro mengambil barang yakni sabu dari jaringan Lapas Madura,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu tersangka Suhendro yang sudah setahun menjadi kuris narkoba mengaku dirinya mendapatkan sabu ini dari rekannya asal Madura. “Saya mendapatkan sabu ini untuk dikonsumsi sendiri supaya stamina semakin kuat,” paparnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar