Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

OTT di PN Surabaya, Advokat Muda Ini Ciptakan Lagu Justitia

Pengacara Muda Surabaya Ciptakan Lagu

Surabaya (beritajatim.com) – Baru baru ini publik dikejutkan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Banyak yang tak menyangka, dalam OTT tersebut tiga orang diamankan yakni hakim Itong Isnaeni Hidayat, Pengacara Hendro Kasiono dan Panitera Pengganti Muhammad Hamdan.

Prihatin dengan kondisi moral para aparat penegak hukum yang kian merosot, dua advokat muda asal Surabaya ciptakan sebuah lagu.

Kolaborasi apik dengan musisi MCH Nine feat Allen, advokat muda Billy Handiwiyanto dan Michael Christ Harianto merilis lagu Justitia.

Billy Handiwiyanto menyatakan, pihaknya merilis lagu ini karena melihat fakta di lapangan bahaa saat ini banyak masyarakat yang belum dan tidak mendapatkan hak hukum sebagaimana mestinya.

Billy Handiwiyanto

ersebut makin diperparah dengan adanya oknum-oknum penegak hukum yang seharusnya menjaga wibawa dan menjamin tegaknya hukum, namun ternyata terpapar “moral hazard” / “kemerosotan moral”, yang dengan gampangnya tergoda dan terseret dalam praktek jual beli hukum, mengabaikan hukum, hanya semata-mata untuk kepentingan pribadi dan kenikmatan duniawi belaka, yang pada akhirnya menindas dan menciderai rasa keadilan dalam masyarakat para pencari keadilan.

“ Telah begitu banyak oknum-oknum yang telah tertangkap dan diadili serta dihukum dengan hukuman yang relatif berat, namun ternyata hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan nyali dari pada oknum-oknum tersebut,” ujar Billy.

Kondisi “moral hazard” yang makin memprihatinkan tersebut menjadi perhatian para advokat muda ini agar para catur wangsa penegak hukum (hakim, jaksa, polisi dan advokat) tetap berpegang teguh menegakkan hukum dan rasa keadilan dalam masyarakat.

“ Slogan “Justitia Ruat Caelum” (tegakkan hukum walau langit runtuh) haruslah tetap dipegang teguh oleh para catur wangsa penegak hukum,” tegasnya. [uci/ted]

Berikut Syair Lagu:

JUSTITIA

Disini aku mendengar
rintihanmu
Tak kenal lelah ku usap
pedih pilu

Badai menerpa
Satukan tekad
Terhempas
Terjatuh
Ku bertahan

Disini aku berdiri
menjagamu
Tak pernah lelah kuungkap
keadilanmu

Kami petarung
bukan ayam sayur
Layar terkembang
pantang bersurut

Kami petarung
tuk tegakkan hukum
Walau langit runtuh
Justitia ruat caelum

Singsingkan lengan bajumu
Genggam nurani di dadamu
Nyalakan api kebenaran
Tuk Indonesia yang lebih baik.


Apa Reaksi Anda?

Komentar