Hukum & Kriminal

Otak Investasi Bodong Penggemukan Sapi Perah Jadi Tersangka

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko. [foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Selain sudah menetapakan tersangka terhadap pemilik atau direktur CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) Hadi Suwito dan bendahara CV TMJ Arie Setiawan dalam investasi bodong penggemukan sapi perah. Polres Ponorogo menetapkan tersangka lagi, yakni berinisial GS. Penetapan tersangka GS ini berdasarkan hasil keterangan dari saksi dan alat bukti petunjuk yang digunakan petugas untuk melakukan gelar perkara.

“Tersangka GS ini bisa jadi merupakan otak dari tindak pidana penipuan dan penggelapan investasi penggemukan sapi perah tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP. Maryoko, Senin (24/2/2020) sore.

Maryoko menjelaskan jika GS merupakan orang yang berada diatasnya direktur CV TMJ atau Hadi Suwito. Berdasarkan pengakuan dari tersangka Hadi Suwito, tersangka GS merupakan orang pertama yang mempunyai ide untuk menjalankan investasi bodong penggemukan sapi perah tersebut. Selain itu, dana para korban juga mengalir ke rekening GS.

Maryoko menghimbau agar yang bersangkutan untuk menyerahkan diri ke Polres Ponorogo. PIhaknya saat ini tengah melakukan lidik terkait dengan keberadaan GS. Pihaknya, kata Maryoko belum menetapkan yang bersangkutan dalam daftar pencarian orang (DPO). “Kami masih menunggu itikad baik dari tersangka GS ini untuk menyerahkan diri ke polisi,” katanya.

Terkait dengan kerugian yang diakibatkan dari investasi bodong penggemukan sapi perah tersebut, Maryoko mengaku masih akan mengumpulkan keterangan dan alat bukti dari para korban. Dia menyebut jika hingga saat ini yang sudah melaporkan telah menjadi korban dari aksi penipuan ini berjumlah 29 orang korban.

“Kami berharap korban yang melapor dapat melengkapi bukti-bukti yang ada. Yakni surat -surat perjanjian kerjasama kemitraan, kwitansi penyerahan uang, bukti pengiriman uang serta identitas korban,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar