Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Orang Madura Ini Mengaku Tertipu Tukang Parkir Samsat Tandes

Musji saat melaporkan CA ke Polrestabes Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – Musji (32) Warga Desa Klayapan, Bangkalan, harus merelakan uangnya hilang begitu saja. Ia ditipu oleh CA (23) warga jakan Kalimas Baru yang bekerja sebagai tukang parkir di Samsat Tandes pada akhir Agustus lalu.

Dihubungi via telepon, Musji menceritakan saat itu hendak mengurus pergantian plat dan cetak STNK yang hilang di Samsat Tandes. Saat memarkirkan sepeda motor Vario L 4418 Z miliknya, CA datang dan menawarkan jasa untuk mengurus keperluan Musji.

“Ngaku kenal orang dalam nanti sebentar saja jadi. Jadi saya percaya saja karena rumah saya jauh juga di Madura, saya kasih duit langsung,” ujarnya saat dikonfirmasi Beritajatim pada Senin (08/11/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Musji memberikan uang sebesar Rp 1,2 juta untuk biaya pengurusan sembari menyerahkan BPKB motor, KTP, serta surat kehilangan STNK yang dikeluarkan polisi. Namun, beberapa hari kemudian CA menghubungi Musji bahwa terdapat biaya tambahan sebesar 200 ribu.

“Itu saya dihubungi lagi terus minta Rp 200 ribu saya transfer. Total uang saya di dia 1.450.000 rupiah,” imbuhnya.

Karena tak kunjung selesai, Musji pun mendatangi CA kembali untuk menanyakan progres pengurusannya. Namun CA selalu mengelak bahkan menghilang ketika dihubungi.

“Saya datangi udah 3 kali ke rumahnya di jalan Kalimas situ. Terus uda saya surati juga 2 kali pada tanggal 1 dan 3 November 2021 ga ada jawaban ya sudah. Saya cuman mau uang saya kembali sama surat-suratnya,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Laporan polisi sudah diterima oleh Polrestabes Surabaya tanggal 6 November 2021 dan kami akan melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut,” pungkasnya saat dihubungi Beritajatim via pesan whatsapp. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar