Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Ops Pamor Keris, Polres Madiun Keliling Pasar

Kapolres Madiun Anton Prasetyo saat keliling pasar Pagotan bagikan masker kepada pedagang pasar, Senin (24/1/2022) (foto: Humas Polres Madiun)

Madiun (beritajatim.com) – Sebanyak 19 kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun mengundang perhatian. Terlebih sempat adanya pasien yang dirawat di RSUD Caruban akibat omicron membuat Pemkab Madiun harus serius dalam menggalakkan penegakan protokol kesehatan.

Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro menyebut kalau pihaknya terfokus pada surveilans genome. Saat ini 19 kasus baru pun masih dalam pengecekan laboratorium di Surabaya. Sehingga, dirinya belum memastikan apakah varian omicron atau bukan.

”Kami fokuskan untuk mengecek lokasi yang berisiko tinggi untuk kenaikan kasus. Kemudian, juga mengingatkan warga yang berada di kawasan yang rawan kerumunan,” kata Kaji Mbing, sapaan lekat Bupati Madiun Ahmad Dawami usai Apel Gelar Pasukan Patroli Motor Protokol Kesehatan gabungan TNI, Polri dan Pemkab Madiun, Senin (24/1/2022).

Terpisah, Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo menyebut pihaknya menyiapkan 125 pasukan yang bakal melakukan patroli secara kontinyu. Hari ini patroli dilakukan di Pasar Pagotan dan Pasar Dolopo. Mereka memberikan peringatan pada warga dan membagikan masker kepada pengunjung dan pedagang pasar.

”Ini kami lakukan untuk memastikan kalau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. mereka tidak boleh lengah. Karena saat ini virus corona utamanya varian omicron sudah memasuki Kabupaten Madiun. Sehingga, kami harap warga tetap waspada,” kata Anton, Senin (24/1/2022)

Dirinya mengungkapkan kalau bakal menjatuhkan sanksi pada warga yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Sanksi akan diberikan sesuai dengan ringan atau beratnya pelanggaran. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar