Hukum & Kriminal

Operasi Zebra 2019 di Banyuwangi, Pelanggar Meningkat, Kecelakaan Hingga Meninggal Bertambah

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuwangi merilis sebanyak 3.092 pelanggar selama Operasi Zebra Semeru 2019. Berkendara tanpa membawa surat kendaraan masih mendominasi jumlah pelanggaran saat operasi sejak 23 Oktober – 5 November kemarin.

Angka itu naik 27 persen dibanding tahun lalu atau terjadi selisih peningkatan sebanyak 500 orang. Pada 2018 aparat menindak 2.592 pelanggar.

“298 pengendara di bawah umur, tanpa helm 386, tidak membawa SIM 224, STNK 2.806, serta beberapa kategori pelanggaran yang lain,” jelas Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Rabu (6/11/2019).

Saat operasi, petugas juga membawa motor yang tak sesuai spesifikasi pabrikkan. Jumlahnya cukup banyak, yakni sekitar 63 unit motor. Di antaranya, menggunakan knalpot brong, velg dan ban tidak standar serta kategori yang lain.

“Padahal pabrik mengeluarkan produk kendaraan sangat memperhatikan soal kenyamanan dan keselamatan. Tapi oleh pemilik spesifikasi itu kadang dirubah sehingga tidak safety,” imbuhnya.

Selain itu, Kapolres juga mengungkap jumlah kejadian kecelakaan lalulintas yang justru meningkat. Terdapat 12 kejadian dengan 5 korban meninggal dunia dan 2 luka berat. Data itu menunjukkan terjadinya peningkatan hingga 400 persen.

“Tahun 2018 angka kejadiannya 7 laporan dengan 1 korban meninggal dunia plus 3 luka berat,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar