Hukum & Kriminal

Operasi Tuntas Semeru, Polres Perak Amankan 8 Kg Sabu dan 46 Tersangka

46 Pelaku yang diamankan petugas Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (7/9/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Tercatat 36 kasus penyalahgunaan narkotika disapu bersih Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam gelar perkara Operasi Tunpas Semeru di Mapolres KP3 Tanjung Perak, Senin (7/9/2020), Petugas menjejerkan 46 pelaku dan satu di antaranya perempuan. Dari 36 kasus ini petugas berhasil mengamankan lebih dari 8 kg sabu, 2 butir ekstaai, dan 50 butir pil LL.

AKBP Ganis, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjelaskan, dari 46 tersangka tersebut 17 orang pengguna dan 29 orang pengedar. “Ini merupakan hasil Ops tumpas dari 24 Agustus – 4 Sepetember 2020. Kita berhasil mengungkap 36 kasus dan 46 tersangka, 1 di antaranya perempuan,” paparnya.

Tak hanya jarjngan lokal atau pengedar sabu recehan, Petugas juga berhasil mengamankan dua orang yang termasuk jaringan internaisonal, yakni Indonesia dan Malaysia. Kedua pelaku membawa narkoba jenis sabu dari Malaysia menuju Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Saat diperiksa petugas Bea dan Cukai, keduanya tampak membawa sabu cukup banyak yakni sekitar 6 kg. Para tersangka ini akan dijerat Undang Undang Narkotika No 35 tahun 2009 pasal 114 Jo 119 dan 112.

“Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup untuk pengedar. Untuk BB yang kita amankan ini bisa dipakai sekitar 84 ribu jiwa. Jadi kita berhasil mengamankan cukup banyak warga di Surabaya dan sekitarnya,” tandas Ganis.

Meski pandemi virus Covid 19 melanda, para pelaku penyalahgunaan narkotika juga tak turun. Bahkan para pengedar semakin banyak lantaran banyaknya pengangguran. Gembong narkoba menyasar para pengangguran untuk mengedarkan sabu sekaligus disasar sebagai pemakai juga.

“Malah angka penyalahgunaan narkotika cenderung meningkat,” tandasnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar