Hukum & Kriminal

Operasi Pekat Polres Lumajang Tangkap 37 Tersangka

Lumajang (beritajatim.com) – Di tengah antisipasi pencegahan covid-19, Polres Lumajang tetap menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat. Dalam operasi Pekat Semeru 2020 sejak tangga 20-31 Maret 2020, aparat berhasil mengungkap 35 kasus dengan 37 tersangka.

“Alhmadulillah, meski kita sibuk antisipas covid, anggota mampu ungkap kasus di operasi pekat dengan puluhan tersangka,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar saat menggelar press rilis di halaman kantornya, Jumat (3/4/2020).

Masih kata dia, untuk target operasi pekat adalah 10 kasus dari perjudian, premanisme, miras dan narkoba. Berkat kerja keras mampu mengungkap 35 kasus.

“Kami mampu ungkap pelacuran, handak dan premanisme yang meresah warga,” ungkapnya.

Data ungkap kasus yakni, Perjudian 5 kasus dengan 6 orang tersangka, Premanisme 9 kasus dengan 9 tersangka, Miras dengan 10 kasus dengan 10 orang tersangka, Narkoba 3 kasus dengan 4 orang dan Prostitusi 6 kasus dengan 6 orang. Dari Narkoba menangkap penyalahagunaan obat keras 1 kasus dengan 2 tersangka.

Keberhasilan dari Polres Lumajang, tambah Adewira, berkat dukungan masyarakat dan pemerintah. Apalagi kerja dari Satuan Keamanan Desa (SKD) mampu menekan aksi tindak kejahatan di tengah masyarakat.

“Usai operasi pekat, akan dilanjutkan operasi ketuap semeru jelang ramadan dan lebara,” pungkasnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar