Hukum & Kriminal

Operasi Pekat, 1.120 Botol Miras Berbagai Merk Diamankan Polresta Mojokerto dari 27 Tersangka

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi menunjukkan miras hasil Operasi Pekat.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 27 orang tersangka tindak pidana ringan (tipiring) diamankan anggota Sabhara Polresta Mojokerto dan polsek jajaran. Dari 27 orang tersangka disita sebanyak 1.120 botol minuman keras (miras) berbagai merk.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, Operasi Pekat terhitung mulai tanggal 22 Maret sampai 2 April 2021, Sabhara Polresta Mojokerto dan polsek jajaran telah melakukan penyitaan barang bukti minuman keras (miras) berbagai merk.

“Ada sebanyak 1.120 botol berbagai merk dan dilakukan penyitaan serta penanganan secara tindak pidana ringan. Hasil dari Operasi Pekat ini, nanti kita rencanakan dilakukan pemusnahan bersama Forpimda,” ungkapnya, Jumat (9/4/2021).

Masih kata Kapolresta, sebanyak 1.120 botol miras berbagai merk tersebut diamankan dari sejumlah wilayah hukum Polresta Mojokerto. Baik di Kota Mojokerto maupun di utara sungai yakni wilayah administrasi berada di Kabupaten Mojokerto.

“Hanya mempunyai jasa penjualan, tidak membuat sendiri. Operasi Pekat ini ditujukan untuk mengantisipasi dalam kehikmatan ibadah di bulan ramadhan terhadap penyakit masyarakat. Ribuan botol miras ini diamankan dari 27 tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polresta Mojokerto, AKP Wiwin Rusli menambahkan, sebelumnya anggota Sabhara Polresta Mojokerto mengamankan ribuan botol miras berbagai merk sejak tanggal 1 Januari hingga sebelum digelarnya Operasi Pekat.

“Para pelaku dijerat Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol dan Perda Kabupaten Mojokerto Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar