Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Semeru 2020, 2.251 Pengendara di Gresik Kena Tilang

Gresik (beritajatim.com)- Empat belas hari selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020. Satlantas Polres Gresik melakukan penilangan sebanyak 2.251 pengendara. Dari jumlah tersebut, pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara roda dua ada 1.919 pelanggaran, disusul mobil atau pick up sebanyak 105 pelanggaran dan mobil penumpang 54 pelanggaran, serta truk besar 54 unit.

Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo mengatakan, selama Operasi Patuh 2020 digelar ditengah pandemi Covid-19. Pelanggaran terbanyak didominasi pengendara roda dua. Baik itu tak mengenakan helm serta surat-surat kendaraannya tak lengkap.

“Pelanggaran tak mengenakan helm dan kelengkapan surat kendaraan bagi pengendara roda dua masih banyak ditemukan petugas di lapangan,” katanya, Senin (10/08/2020).

Selain melakukan penilangan terhadap pengguna jalan. Petugas juga melakukan aksi simpatik berupa teguran kepada 5.005 pengendara. Preemtif atau edukasi sosialisasi kepada 6.285 pengendara, dan pencegahan atau preventif kepada 5.078 pengguna jalan. “Di pandemi Covid-19, petugas di lapangan tidak bertindak represif tapi lebih mengkedepankan preventif, preemtif dan teguran,” ujar Darwoyo.

Kendati pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 telah berakhir. Satlantas Polres Gresik terus melakukan gerakan kampanye ‘Jatim Bermasker Gresik Sehat’.

Di kegiatan tersebut, petugaa melaksanakan teguran kepada jalan yang tidak menggunakan masker. Melaksanakan sosialisasi agar tetap menjaga jarak menghindari kerumunan orang agar terhindar dari penularan virus Covid-19.

“Ada 100 buah masker termasuk sembako yang kami bagikan kepada masyarakat, pangkalan ojek, dan tukang becak,” tandas Ipda Darwoyo. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar