Hukum & Kriminal

Operasi Gabungan, Pelanggar Langsung Sidang di Tempat

Ponorogo (beritajatim.com) – Tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Polres dan Sub Den Pom Ponorogo menggelar operasi sadar keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan. Operasi yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut bertempat di jalur provinsi jalan Ponorogo-Madiun. Tepatnya di depan kantor kecamatan Babadan masuk Desa/Kecamatan Babadan Ponorogo.

”Dalam operasi gabungan ini kami menghadirkan dari pihak kejaksaan dan pihak pengadilan. Karena pengendara yang melanggar dilakukan sidang langsung,” kata Adi Candra, sebagai penanggungjawab operasi selaku dari UPT LLAJ Dishub Jatim, Selasa (15/10/2019) siang.

Sesuai dengan tupoksinya, Dishub Jatim menindak kendaraan yang melanggar administratif meliputi perijinan trayek dan teknis kendaraan seperti kendaraan tersebut layak uji atau tidak. Selain itu juga mengenai dimensi kendaraannya. Dalam operasi tersebut, ada 21 pelanggar yang dicatat oleh Dishub Jatim. Adi Candra mencontohkan ada kendaraan plat hitam yang diperuntukkan untuk mengangkut penumpang.

”Mobil pribadi dikomersilkan, akhirnya ditindak tilang dan sidang di tempat. Ada juga pelanggar yang sudah kedaluwarsa perizinan kendaraanya,” katanya.

Sementara itu Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo yang juga ikut dalam operasi gabungan, mengungkapkan bahwa operasi ini sebagai upaya kepolisian yang represif. Untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Yakni terjadinya kecelakaan fatal. Pihaknya kali ini sedikitnya mengeluarkan 68 kertas tilang kepada pengendara yang melanggar. Selain tidak memiliki SIM, pengendara melanggar tidak memakai helm tidak memakai sabuk pengaman.

”Operasi gabungan ini untuk meminimalisir angka kecelakaan di wilayah Ponorogo,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar