Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

OPD Kabupaten Pasuruan Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Pokir

Pasuruan (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan terus melakukan penelusuran dalam penanganan kasus dugaan korupsi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) di lingkup Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan. Kini pemeriksaan kasus tersebut sudah memasuki babak baru, sejumlah OPD diperiksa oleh penyidik.

“Benar kita sudah memanggil beberapa OPD di lingkungan Pemkap Pasuruan. Mereka kita panggil untuk dimintai keterangan seputar perkara tersebut (pokir dewan),” ungkap Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Jimmy Sandra, Rabu (17/11/2021).

Soal materi pemeriksaan, Jemy enggan membeberkan ke awak media. Dikarenakan pada tahap ini masih dilakukan pengumpulan data.

“Ini baru tahap awal pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket). Untuk kelanjutannya tunggu aja kabar selanjutnya,” imbuhnya.

Menurutnya, pemanggilan dan pemeriksaan keterangan sejumlah OPD untuk menelusuri perkara yang ditangani. Disingung kapan diagendakan pemanggilan anggota dewan, lagi-lagi Kasi Intel Kejari enggan membocorkan ke awak media.

Terpisah, Hari Mulyono Kabid Sarpas Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengakui dirinya diperiksa. Pemeriksaan ini juga dilakukan pada Sekertaris, Dodik, serta Kadis Pertanian, Lilik diperiksa.

“Ada sekitar 17 materi pertanyaan yang ditanyakan penyidik,” akunya.

Ia diperiksa selama lima jam. Tidak hanya Dinas Pertanian saja, Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, Pengairan dan Pendidikan juga dipanggil dan diperiksa oleh penyidik. “Iya soal program pokir dewan didalamnya meliputi JUT, JIT sumur bor dan lainnya,” tukasnya. [ada/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar