Hukum & Kriminal

Oknum Polri Diamankan, Diduga Terlibat Kasus Narkoba

Para pelaku, termasuk oknum Polri, saat jalani gelar perkara penyalahgunaan sabu di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (7/8/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Satnarkoba kembali membongkar jaringan pengedar narkoba. Yang disayangkan, salah satu pelaku adalah oknum Polri yang masih aktif bertugas.

Bedasarkan informasi dari masyarakat yang kemudian ditindak lanjuti Satnarkoba Polrestabes Surabaya, anggota Unit I kemudian didapatkan petunjuk peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Hingga Selasa, 21 Juli 2020 sekitar pukul 02.30 WIB di sebuah rumah di Surabaya, diamankan tiga orang tersangka yakni MF, Istrinya FT, dan MZ.

Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan sebuah handphone yang berisi pesan singkat pembicaraan tentang jual-beli dan antar paket sabu. Kemudian dilakukan analisa jaringan terhadap temuan tersebut dan akhirnya petugas kembali menemukan MF. MF mengirimkan barang berupka 14 kg sabu dan 500 butir Pil Ekstasi dengan menggunakan Ojek Online.

“Pengiriman ini atas suruhan seseorang berinisal HR dibantu oleh Istrinya FT dan rekannya MZ yang bertugas sebagai kurir pengantar. Dari informasi terasebut kembali dikembangkan dan memeriksa sebuah rumah kost di Surabaya Anggota mengamankan dua orang tersangka bernama LT dan RZ,” jelas Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian.

Dari hasil introgasi diketahui bahwa LT menyimpan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan ekstasi kiriman dari MF di sebuah rumah kost lainnya di Surabaya. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 3 (tiga) bungkus narkotika jenis sabu seberat 3 kg; 1 (satu) paket sabu seberat 40 gram; dan 1 (satu) bungkus plastik berisi 7 butir Pil Ekstasi warna hijau. Menurut hasil introgasi LT menjual sabu dan ekstasi kepada pelanggan atas suruhan Sdr.

“Nah pelaku HR yang diduga berada di dalam lapas, dan dalam melakukan transaksi jual-beli LT dibantu oleh kekasihnya RZ,” lanjutnya.

Lebih lanjut AKBP Memo menjelaskan dari hasil introgasi Anggota kembali mengembangkan kasus tersebut. Pelaku ini adalah seorang anggota Polri yang diduga memiliki profesi sampingan sebagai pengedar narkoba. Sehingga pada hari Minggu, 26 Juli 2020 sekitar pukul 23.00 WIB di Ponorogo, petugas mengamankan seorang tersangka bernama AG bersama barang bukti berupa 2 (dua) bungkus narkotika jenis sabu seberat 26,88 gram.

“Mereka semua sudah diamankan dan kemudian diharapkan bisa melakukan penangkapan ke gembong narkoba. Para pelaku kita jerat dengan pasal yang berbeda tentang tindak pidana penyalahgunaan narkotika,” paparnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar