Hukum & Kriminal

Kerap Lakukan Kekerasan Rumah Tangga

Oknum Legislator Pamekasan Dilaporkan Istri Siri ke Polisi

Pamekasan (beritajatim.com) – Oknum anggota DPRD Pamekasan, MH (inisial) dilaporkan ke Polres setempat di Jl Stadion 81, karena dinilai melakukan kekerasan terhadap seorang perempuan isial HS warga Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Selasa (9/4/2019).

Perempuan berusia 30 tahun yang mengaku sebagai istri siri sang legislator, bersama kuasa hukumnya melaporkan sang suami karena melakukan kekerasan di rumah kos yang ditempatinya di Desa Buddagan, Pademawu, 20 Februari 2019.

Kuasa Hukum HS, Muslim menyampaikan kliennya tercatat sebagai istri siri anggota legislatif sejak delapan bulan lalu. Namun selama mengarungi bahtera rumah tangga, kliennya kerap menjadi korban kekerasan sang suami akibat cemburu buta.

“Sebelumnya kami sudah memberi kesempatan kepada terlapor untuk meminta maaf, tapi sampai sekarang tidak ada iktikad baik. Maka terpaksa kami melapor,” kata Muslim, saat mendampingi HS di Mapolres Pamekasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, kliennya meminta cerai kepada sang suami karena sering mengalami kekerasan rumah tangga. “Penganiayaan ini terjadi mungkin karena klien kami minta pisah, tapi terlapor bersikeras tidak ingin pisah. Jadi laporan ini terkait penganiayaan yang dilakukan terlapor kepada klien kami,” ungkapnya.

Sementara HS membeberkan kekerasan yang dilakukan sang suami mengakibatkan beberapa bagian tubuhnya mengalami memar. “Kami sering mengalami kekerasan, tapi hanya ini yang kami laporkan. Kami sudah minta cerai karena tidak kuat, tapi ia tidak mau,” beber HS.

“Pada masa perkenalan, ia mengaku sedang pisah ranjang dengan sang istri dan akan menceraikannya. Saat kami menikah meminta untuk menunggu, ternyata sampai sekarang tidak (menceraikan sang istri sah). Jadi itu yang membuat kami minta pisah, tapi ia tidak mau,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar