Hukum & Kriminal

Oknum Guru SD Diduga Bertindak Asusila ke Murid, Dilaporkan ke Polisi

Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Seorang guru SD di Kabupaten Sampang, inisial UM mendadak dipanggil oleh Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. UM diduga melakukan tindak asusila terhadap siswi yang masih berusia 9 tahun.

Plt Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Nor Alam mengatakan, sudah mendengar adanya wali murid melapor ke polisi atas tindakan dugaan pencabulan. Pihak Disdik memangil oknum guru tersebut untuk dimintai keterangan. Tetapi UM membantah dan membuat surat pernyataan bermaterai.

“UM tidak mengakui perbuatannya. Bahkan, membuat surat pernyataan di atas materai 6.000 yang isinya bahwa tidak melakukan perbuatan tindak asusila terhadap anak SD itu,” ujarnya, Sabtu (7/11/2020).

Nor Alam menambahkan, hasil pemanggilan tersebut pihaknya menindaklanjutinya dengan membuat surat laporan kepada Bupati Sampang, tembusan kepada inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Atas kejadian ini kami menekankan kepada semua guru di Sampang harus mampu mendidik siswa dengan baik dan bijak. Termasuk memberikan contoh sikap adat ke timuran,” tandasnya.

Sekadar diketahui, beberapa hari lalu inisial HS orang tua atau wali murid siswi di salah satu Sekolah Dasar, melaporkan UM ke polisi karena diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada buah hatinya yang masih berusia 9 tahun. Kasus tersebut dilaporkan agar memberikan efek jera kepada UM yang merupakan guru berstatus PNS. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar