Hukum & Kriminal

Oknum Dokter Cabul Mangkir dari Panggilan Penyidik Polres Mojokerto

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca penetapan tersangka dalam kasus pencabulan anak dibawah umur, Polres Mojokerto memanggil oknum dokter cabul, dr AND (60). Namun dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan ini mangkir dari panggilan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Yoga mengatakan, pada pemanggilan pertama yang bersangkutan mangkir. “Ada jawaban dari pengacaranya, bahwa hari ini yang bersangkutan berhalangan hadir,” ungkapnya, Selasa (7/1/2020).

Masih kata Kasat, melalui kuasa hukum diketahui bahwa oknum dokter yang buka praktek di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini akan hadir dalam pemeriksaaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satrekrim Polres Mojokerto pada Kamis (9/1/2020) mendatang.

“Kamis, tanggal 9 Januari 2020 menyatakan akan hadir. Jika Kamis itu tidak hadir kami layangkan panggilan kedua. Kalau panggilan kedua itu tidak hadir, kami tangkap. Kalau dia kooperatif kami tidak akan melakukan penahanan. Penahanan itu subjektivitas penyidik,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang oknum dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan di Mojokerto dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Dokter dengan inisial AND (60) ini dilaporkan atas dugaan persetubuhan dan pencabulan gadis di bawah umur. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar