Hukum & Kriminal

Oknum Anggota DPRD Jadi Tersangka Kasus Penembakan di Bangkalan

Foto/ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Salah satu legislator DPRD Bangkalan, inisial H, menyandang status sebagai tersangka dalam kasus penembakan terhadap Syafiuddin atau Luddin (35) warga Dusun Lebak Barat Desa/Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Minggu (28/3/2021) lalu.

Menurut Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, anggota dewan tersebut diduga sebagai eksekutor. Namun, hingga kini petugas belum mengamankan HF meski ia telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum kami tahan, masih kami periksa, tersangka memenuhi panggilan dan proses masih akan berlanjut,” ujarnya, Selasa (18/5/2021).

Ia juga mengatakan, senjata api yang digunakan H merupakan pemberian dari kerabatnya yang menjadi korban pembunuhan di Arosbaya beberapa waktu yang lalu. Meski begitu, motif penembakan tersebut bukan untuk balas dendam.

“Motifnya murni karena H ingin korban (Luddin) memberikan motornya. Karena korban ini merupakan pelaku kriminal, tersangka juga tidak bermaksud untuk membunuh,” tambahnya.

Diketahui, Luddin tewas terkapar pada Minggu (28/3/2021) dini hari di Dusun Lebak Barat, Sepulu. Ia mengalami luka tembak dibawah ketiaknya dan meninggal di tempat. Sebelumnya, polisi juga sudah mengamankan dua pelaku lain. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar