Hukum & Kriminal

Nyaru Pembeli, Terduga Pencuri Emas di Malang Terekam CCTV

Foto terduga pelaku pencurian emas saat terekam CCTV

Nyaru Pembeli, Seorang Pria di Malang Terekam CCTV Curi Emas

Malang (beritajatim.com) – Viral aksi pencuri di sebuah toko emas di Kabupaten Malang, terekam CCTV pada Selasa (3/8/2021) pagi. Dalam tangkapan video pengawas itu, terekam laki-laki dan perempuan, diduga telah melakukan tindak pencurian di sebuah toko emas di Pasar Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Lokasi pencurian berada di Toko Emas Mandiri yang lokasinya, di tengah Pasar Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Karyawan toko emas Mandiri bernama Muhammad Niko Refanda (26), menceritakan, kehilangan dua gelang emas yang ditaksir harganya mencapai Rp 4,5 juta. “Kejadian kemarin, hari Senin 2 Agustus 2021 sekitar jam 11 siang,” kata Niko, Selasa (3/8/2021).

Ditanya kondisi toko saat kejadian, Niko menceritakan bahwa pembeli tidak begitu ramai. Hanya ada sekitar 4 sampai 5 calon pembeli beserta terduga pelaku pencurian. “Modusnya ya mereka seakan mau beli, tapi ada orang di belakangnya. Yang cewek itu terus ngajak ngobrol (karyawan toko),” kata Niko.

Tapi lanjut Niko, rekannya yang saat itu melayani terduga pelaku pencurian sempat melihat sebuah kode dari terduga pelaku cewek ke terduga pelaku cowok. Karena saat itu, si terduga pelaku cowok berada tepat di belakang terduga pelaku cewek.

“Jadi mereka kayak ada kode-kode begitu. Nah kami fokusnya ke ceweknya dan kami lupa mengeluarkan beberapa gelang emas, termasuk yang dicuri,” bebernya.

Niko pun mengakui bahwa keempat kamera pengintai atau CCTV selalu menyala. Sehingga ketika peristiwa tersebut juga terabadikan dalam video yang disimpan itu.

Akan tetapi, Niko menuturkan bahwa pemilik toko emas Mandiri tidak ingin melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian. Hanya saja, video pencurian tersebut diunggah di media sosial Facebook. “Dari juragannya (masalah pencurian) tidak ingin diperpanjang,” tegas Niko.

Ternyata bukan hanya sekali, beberapa toko emas di Pasar Gondanglegi juga kerap menjadi sasaran empuk para penjahat. Bahkan juga ada orang yang menjual emas beserta surat palsu. “Dipalsu juga pernah, ada suratnya juga dari nama toko lain. Jadi luarnya emas, dalemnya enggak,” jelas dia.

Terpisah, Kapolsek Gondanglegi Kompol Agus Siswo Hariadi menuturkan bahwa video viral dugaan tindak pidana pencurian di Pasar Gondanglegi benar adanya. Bahkan pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk mengecek kondisi toko. “Anggota sudah ngecek dan disarankan untuk buat laporan. Tapi (pemilik) tidak mau buat laporan,” ucap Agus.

Agus memberi pesan kepada para pedagang apapun yang ada di Pasar Gondanglegi agar selalu waspada dan teliti terhadap barang yang dijualnya. Karena di masa seperti ini, banyak orang yang memanfaatkan keadaan. “Kami imbau kepada toko emas untuk lebih waspada, teliti dalam melayani pembeli emas, belum tentu mereka berniat baik. Contohnya video yang sudah viral,” tutur Agus.

Lanjut Agus, sebagai Polisi pihaknya akan melakukan penyelidikan meski berdasarkan ada laporan atau tidak. Sebab, ada video yang telah viral di media sosial. “Penyelidikan selalu, karena itu tugas kami. Ada laporan ataupun tidak, tapi disitu jelas ada CCTV atau ada orang yang terekam. Kalau ada video sama, dan orang yang sama, bisa jadi akan kami kejar,” kata Agus.

Kompol Agus menambahkan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku ini sindikat, karena anggotanya akan melihat dan memastikan dari video rekaman CCTV toko emas Mandiri. “Kami belum bisa memastikan sindikat atau tidak. Kami masih berupaya untuk melihat kelompok tersebut sindikat atau bukan,” pungkasnya. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar