Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Nyaris Diamuk Massa, Kakek di Ngawi Curi Tabung Elpiji untuk Bayar Hutang

Suwardi, pelaku pencurian tabung gas elpiji tiga kilogram saat dimintai keterangan di Mapolsek Geneng, Kamis (21/10/2021) (Foto: Fatihah Ibnu Fiqri)

Ngawi (beritajatim.com) – Seorang kakek nyaris diamuk warga lantaran nekat mencuri dua tabung gas elpiji masing-masing tiga kilogram di sebuah toko kelontong di Desa/Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Kamis (21/10/2021) pukul 09.00. Pakaian sang kakek itu hingga robek saat mencoba kabur dari kejaran warga.

Beruntung polisi yang datang segera mengamankan pelaku kedalam mobil untuk menghindari amuk warga. Terlihat sejumlah warga masih berkumpul di lokasi. Oleh polisi pelaku langsung dibawa ke Kantor Polsek Geneng Ngawi untuk diperiksa lebih lanjut. Pelaku adalah Suwardi (63) kakek warga Desa Semen Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Menurut warga aksi dugaan pencurian itu bermula saat pelaku mengendarai sepeda motor mendatangi sebuah toko kelontong milik Anung Widyo Narko di Desa Sidorejo Kecamatan Geneng Ngawi. Pelaku sempat mondar-mandir di depan toko. Saat pemilik toko lengah, dua tabung gas elpiji masing-masing tiga kilogram diambil pelaku lalu kabur. Warga yang mengetahuinya langsung melakukan pengejaran. Pakaian pelaku pun hingga robek saat mencoba kabur dari kejaran warga.

“Temen saya tanya yang punya toko ternyata tidak membeli langsung saya melakukan pengejaran motornya saya hadang dia gemetar. Tidak diamuk warga, saya tidak tega karena tua. Dia mau lari saya pegang bajunya hingga sobek,” Tri Susanto, salah satu warga.

Kepada polisi pelaku mengaku nekat mencuri karena terhimpit hutang dan kebutuhan sehari-hari. Menurut rencana tabung gas akan dijual ke pedagang bakso keliling dengan harga Rp 100 ribu per tabung.

“Kami dapat informasi adanya pencurian oleh kakek mencuri dua tabung elpiji kabur dan ditangkap warga. Kami datang untuk menyelamatkan dari amuk warga. Selanjutnya, kamj bawa ke polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” AKP Dhanang Prasmoko, Kapolsek Geneng.

“Tokonya kosong saya langsung ambil dua saya naikan motor saya dikejar warga ditarik kaos saya hingga robek saya sempoyongan rencana mau saya jual buat nyaur hutang,” Suwardi, pelaku.

Hingga kini polisi masih memintai keterangan pelaku di Mapolsek Geneng Ngawi. Karena diduga pelaku sering melakukan aksi serupa diwilayah tersebut. Tak sedikit warga belakangan mengaku sering kehilangan tabung gas elpiji tiga kilogram. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar