Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Nyambi Jadi Bandar Sabu, Polisi Tangkap Pengusaha Warkop Gunung Anyar

Tersangka saat diamankan di Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – DK (33), warga Jl Gunung Anyar, pemilik warung kopi dengan dua pegawai ditangkap Unit Timsus Satreskoba Polrestabes Surabaya karena menjadi pengedar sabu.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri mengatakan, penangkapan terhadap tersangka DK merupakan hasil pengembangan dari MA (28) warga Jl Rungkut Kidul yang ditangkap terlebih dahulu pada Kamis (21/10/2021) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Kedungsari.

“Sebelumnya anggota kami mengamankan tersangka MA di Lobby hotel Jl Kedungsari. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu seberat 0,38 gram, pipet dan 1 unit ponsel yang disimpan dalam tasnya,” terang Daniel.

Setelah dilakukan introgrograsi, tersangka MA mengaku membeli sabu dari DK sebanyak 0,5 gram seharga Rp 700 Ribu. Atas keterangan tersebut, petugas menggelandang tersangka MA ke rumah DK. Saat dilakukan penggeledahan, petugas tidak mendapatkan barang bukti.

“Tidak ditemukan barang bukti di rumah tersangka DK, ternyata sabu yang dijual kepada MA mendapat dari rekannya DS (36) warga Jl Rungkut Kidul. Dari pernyataan itu, petugas langsung bergerak ke rumah DS dan ditemukan barang bukti sabu seberat 27,75 gram yang disimpan dalam kolong meja belajar di lantai II,” Tambah Danil

Selain sabu, petugas juga menyita 1 unit timbangan elektrik, 4 bendel plastik klip, 4 buah pipet kaca dan pompa aquarium bekas. Di Hadapan petugas, tersangka mengaku membeli sabu tersebut dari ED sebanyak 50 gram seharga Rp 50 juta pada awal September 2021 lalu.

“Tersangka DS membeli sabu kepada ED (DPO), lalu barang haram itu oleh tersangka dijual Rp 1,5 juta per 1 gram. Dan saat ini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap ED, untuk mengungkap jaringan diatasnya,” pungkas Daniel.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga tersangka tersebut dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo 132 (1) Subs pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dan diancam pidana selama 20 tahun penjara. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar