Hukum & Kriminal

Ngabuburit dengan Balap Liar, 5 Remaja Berurusan Polisi

Petugas saat mengamankan sepeda motor untuk balap liar. (Foto/Satlantas Polres Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Jalan baru menuju komplek waduk Bendo kembali menjadi arena balap liar. Jalan yang masuk Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo itu menjadi ajang trek-trekan para pemuda sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Sedikitnya ada 5 remaja harus berurusan dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo. Ya, mereka terjaring oleh petugas saat berpatroli di jalan tersebut.

“Kemarin (22/4) saat anggota kami menilang 5 remaja yang diduga akan melakukan balap liar di jalan baru arah waduk Bendo,” kata Kasat lantas Polres Ponorogo AKP. Indra Budi Wibowo, Jumat (23/4/2021).

Sepeda motor 5 remaja tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi pabrik. Selain itu mereka juga menggunakan knalpot brong yang membuat bising. Beruntung dalam penyidikannya, tidak ditemukan unsur perjudian dalam ajang balap liar tersebut. “Tidak mengarah ke perjudian, ya mereka menunggu berbuka puasa dengan aksi trek-trekan,” katanya.

Seringnya anggotanya patroli di wilayah tersebut, tidak lain karena banyaknya keluhan yang masuk dari masyarakat, bahwa di tempat itu sering terjadi balap liar. Sebab aksi tersebut, selain membahayakan oleh dirinya sendiri, juga membahayakan orang lain yang juga melintas. Patroli terus dilakukan seiring dengan adanya operasi keselamatan semeru yang diselenggarakan mulai 12-25 April 2021. “Selama operasi berlangsung, kami melakukan himbauan keselamatan berkendara kepada masyarakat,” katanya.

Barang bukti sepeda motor, kata Indra diamankan sementara di Mapolres Ponorogo. Pemilik boleh mengambil setelah dua minggu. Itu pun harus dengan merubah spesifikasi dengan standar pabrik. “Sepeda motor boleh diambil, asal dikembalikan sesuai standar pabrik,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar