Hukum & Kriminal

Nenek 82 Tahun Ini Harus Jalani Persidangan Kasus Tanah

Surabaya (beritajatim.com) – Menggunakan kursi roda, Siti Asiyah (82) istri pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendatangi Mapolrestabes Surabaya.  Didampingi saudara dan pengacaranya, nenek yang juga janda ini mencoba tegar menghadapi kasus yang digelutinya.

Bagaimana tidak, nenek yang hendak mencoba mencari tahu dan menggunakan hak kepemilikan tanah peninggalan almarhum suami ini justru dilaporkan ke Polisi.

Kuasa hukum Siti Asiyah, Samuel Bonaparte menjelaskan, pelimpahan kasus kliennya seharusnya tidak dilakukan.

“Sebab kasus ini adalah kasus perdata yang berkembang dengan kasus pidana. Kasus perdata soal rumahnya saja belum selesai, kenapa kasus pidananya lebih cepat dilimpahkan. Seharusnya menunggu hasil ingkrah kasus perdata dan apabila terbukti baru kasus pidana dilanjutkan,” jelas Samuel.

Menurut Samuel, awal mula kliennya dilaporkan kasus pidana adalah dugaan adanya pemalsuan surat tanah yang dihuninya. Padahal, kliennya ini melaporkan ke Polisi terkait hilangnya surat sertifikat tanah yang dihuninya.

Berbekal surat leter C fotocopy, nenek ini membuat surat kehilangan sertifikat tanah. Hanya saja, seorang yang diduga memiliki tanah ini justru melaporkan ke polisi dengan dugaan kasus pembuatan sertifikat tanah.

“Nah berbekal surat laporan kehilangan dan fotocopy later C ini kasus klien kami dilimpahkan ke pengadilan. Kami harapkan kepolisian dan pengadilan mempertimbangkan klien kami dan kasus perdata yang surabaya,masih bergulis,” tandasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan bahwa kasus ini sudah P-21. Sehingga kepolisian wajib untuk melimpahkan perkara yang dihadapi AS nenek 82 tahun ini. Menurutnya, jika pihak pengacara hendak menyampaikan keberatan, maka pihak AS bisa menyampaikannya ke pengadilan.

“Kasus ini sudah lengkap dan P-21 oleh pengadilan. Maka pengadilanlah yang menentukan, keberatan atau tidak silahkan sampaikan ke pengadilan. Sehingga semua akan ditekahui bagaimana langkah kepolisian apakah sudah benar atau tidak,” tandasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar