Hukum & Kriminal

Naik 15 Persen, Kasus Narkoba di Jombang Tembus Lima Besar Jatim

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Kasus penyalahgunaan narkoba pada 2019 di Jombang mengalami kenaikan 15 besar dibanding tahun sebelumnya. Karena itu pula, kasus peredaran narkoba di Kota Santri masuk kategori lima besar di Jawa Timur (Jatim).

“Ada peningkatan sebesar 15 persen. Pengungkapan kasus narkoba di Jombang meningkat, namun justru ini menyedihkan. Karena peredaran narkoba di Jombang masih tinggi. Bahkan, masuk lima besar Jatim,” kata Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan dalam konferensi pers, Senin (30/12/2019).

Boby kemudian membeberkan data yang dimaksud. Selama 2019, Sat Reskoba beserta Polsek jajaran telah mengungkap 300 kasus dengan 337 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 340,84 gram sabu-sabu disita sebagai barang bukti. Kemudian ganja sebanyak 550 gram, ektasi 2 butir, clonazepam 940 butir, pil doubel L 142.997 butir, serta pil logo Y 50 butir.

Sementara pada 2018, lanjut Boby, pihaknya berhasil mengungkap 260 kasus narkoba dengan 292 tersangka. Barang bukti yang disita berupa sabu sebanyak 1.009,58 gram, ganja 91,59 gram, ektasi 8 butir, pil double L sebanyak 77.716 butir, pil logo Y 2.504 butir, serta pil MF sebanyak 9 butir.

“Jadi pengungkapan kasus narkoba selama 2019 mengalami kenaikan 15 persen dibanding tahun 2018,” kata Kapolres Jombang yang didampingi Wakapolres Kompol Budi Setiyono di hadapan wartawan. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar