Hukum & Kriminal

Mulanya Bertamu Minta Air, lalu Nawari Pijat, Eh.. Nyolong Sepeda Motor

Sumenep (beritajatim.com) – AW (28), warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, diamankan polsek setempat karena diduga melakukan pencurian sepeda motor milik Amsa (55), warga Desa Kerta Timur, Kecamatan Dasuk.

“Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka berupa sepeda motor Kawasaki Kaze nopol DA 5674 AN,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (09/02/2020).

Pencurian sepeda motor itu berawal ketika teraangka ke rumah korban, berpura-pura meminta air minum. Setelah hendak diambilkan minum, tersangka malah ikut masuk ke dalam rumah korban.

Tersangka kemudian berpura-pura memberikan bantuan pijat dengan mengeluarkan minyak pijat dari dalam tasnya. Korban awalnya menolak untuk dipijat, namun tersangka tetap memaksa sehingga korban akhirnya berkenan dipijat. Setelah pijat, korban masuk untuk mengambil sebungkus rokok yang akan diberikan kepada tersangka sebagai upah pijat, karena ia tidak punya uang.

“Ternyata aaat ditinggal masuk, tersangka telah membawa sepeda motor korban keluar halaman. Waktu ditegur oleh korban, tersangka berdalih hanya meminjam sepeda motor milik korban untuk membeli rokok,” ungkap Widiarti.

Sampai di jalan, korban melihat gerak gerik tersangka cukup mencurigakan. Tersangka membawa sepeda motor korban dengan kencang. Korban pun kemudian menghubungi keponakannya, yakni Fafan, untuk mengejar tersangka.

“Setelah tersangka berhasil dihadang oleh korban di pinggir Jalan Raya Manding Desa Manding Laok Kecamatan Manding, tersangka dibawa kembali ke rumah korban,” ujar Widiarti.

Saat itu warga mulai berbondong-bondong datang ke rumah korban untuk melihat tersangka yang dimintai keterangan oleh korban.

“Karena massa semakin banyak, tersangka pun diamankan di Mapolsek Dasuk untuk menghindari amuk massa,” terang Widiarti. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar