Hukum & Kriminal

Agar Wajah Pesantren Tak Tercoreng

MUI Jombang Dukung Polisi Usut Tuntas Kasus Pencabulan

Ketua MUI Jombang KH Cholil Dahlan

Jombang (beritajatim.com) – Sejumlah tokoh masyarakat di Jombang mulai angkat bicara terkait kasus pidana asusila dengan tersangka MSA (39), putra salah satu kiai di Kecamatan Ploso. Para tokoh masyarakat tersebut mendukung polisi dalam menuntaskan kasus itu. Dengan begitu, citra Jombang sebagai Kota Santri tidak tercoreng.

Hal itu salah satunya diungkapkan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jombang, KH Cholil Dahlan, Senin (20/1/2020). “Saya atas nama MUI Jombang mendukung Polri untuk menuntaskan atas dugaan pidana pencabulan yang dilakukan salah satu anak seorang tokoh pesantren di Jombang, yakni berinisial MSA,” ujar Kiai Cholil.

Pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Kecamatan Peterongan ini juga berharap, dengan penuntasan kasus tersebut, tidak menjadi stigma buruk bagi komunitas pondok pesantren di Kabupaten Jombang. “Serta memberikan keteduhan dan ketentraman bagi umat, khususnya di lingkungan pondok pesantren,” katanya menegaskan.

Hal senada juga dilontarkan Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Jombang KH Isrofil Amar. Pihaknya juga mendukung penuh upaya Polri untuk mengusut tindakan pidana pencabulan terhadap anak yang diduga dilakukan MSA. “Besar harapan kami, demi keadilan dan kewibawaan, Polda Jatim segera menuntaskan perkara tersebut,” ujar Kiai Isrofil ketika dihubungi terpisah.

Diketahui, mulai Rabu (15/1/2020), penanganan perkara tindak pidana asusila yang melibatkan putra kiai terkenal di Jombang, berinisial MSA (39), ditangani Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono mengatakan, meski kini diambilalih oleh Polda, namun polisi memastikan bahwa proses tersebut tak akan mempengaruhi status hukum MSA, yang kini telah menjadi tersangka terkait kasus dugaan pencabulan yang dilaporkan oleh NA, gadis asal Jawa Tengah. NA merupakan santri dari MSA.

Menurut Budi, pelimpahan kasus MSA ini sebelumnya telah diawali dengan gelar perkara yang dilakukan oleh Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangi bersama sejumlah pejabat Kepolisian lainya di Polres Jombang, beberapa waktu lalu. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar