Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Modus Transaksi di Hotel, Spesialis Penipu Handphone Mewah Ditangkap Polisi

Surabaya (beritajatim.com) – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya membekuk MB (33) tersangka spesialis handphone mewah di tempat kostnya di Jl Pelem Watu, Gempol Kurung, Menganti Gresik, Selasa (16/11/2021). Penangkapan tersebut dilakukan usai polisi menerima laporan MB melakukan penipuan di salah satu hotel di Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana menjelaskan, dalam menjalani aksinya tersangka mencari ponsel mewah yang dijual secara online. Untuk memuluskan niat jahatnya, MB mengajak korban bertransaksi di hotel yang sedang menyelenggarakan acara seminar. Dengan dalih dia merupakan salah satu peserta seminar.

“Tersangka saat diajak COD, mengaku berada di hotel sedang ada acara sehingga korban diminta datang untuk melakukan transaksi disana,” ungkap Mirzal.

Mirzal menambahkan lebih lanjut, saat bertemu dan korban menyerahkan barang yang ditawarkan, tersangka memintanya menunggu di lokasi acara dengan alasan mengambil uang. “Tersangka ini selalu mencari hotel yang sedang ada kegiatan seminar. Korban yang terperdaya dan yakin tersangka bagian dari peserta, saat lengah langsung ditinggalkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Agung Kurnia menambahkan, tersangka selain melakukan aksi penipuan di Surabaya, juga beraksi di beberapa kota hingga di Jawa Tengah. “Modusnya sama, mencari orang yang akan menjual ponsel mahal, setelah harga disepakati korban diajak transaksi di hotel yang sedang mengadakan acara seminar,” ucapnya.

Disinggung mengenai apakah tersangka memiliki pekerjaan tetap, Agung menjelaskan tersangka merupakan pengangguran dan hidup dengan hasil curian. “Sementara yang melapor ada dua orang, namun pengakuan tersangka sudah beraksi sebanyak delapan kali, ada di Sidoarjo, Yogyakarta, Solo hingga di Semarang. Dan kami masih melakukan pemeriksaan lebih dalam,” pungkasnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 1 unit ponsel dan pakaian yang digunakan saat melakukan aksi penipuan sebagaimana terekam cctv di lokasi kejadian. Guna mempertanggungkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP jo Pasal 372 KUHP dan diancam pidana selama 4 tahun penjara. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar