Hukum & Kriminal

Modus Rental, Mobil Warga Mojokerto Tak Kunjung Kembali

foto:ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus dugaan penipuan dengan modus rental mobil kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto. Riswandi Teguh Sasongko (34) warga Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojoketo menjadi korban penipuan.

Sebuah mobil Suzuki Ertiga tipe MB yang disewakan kepada Abdul Kholiq, (40) warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Dugaan penipuan terjadi pada, Senin (13/5/2019) sekira pukul 21.00 WIB. Pelaku datang ke rumah korban untuk menyewa mobil.

Paur Bag Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati mengatakan, pelaku berpura-pura menjadi pelanggan rental dan menyewa mobil selama 10 hari. “Dibayar cash selama sepuluh hari. Terhitung, dari tanggal 13 Mei  sampai 23 Mei tapi sampai sekarang tidak kembali,” ungkapnya, Kamis (18/7/2019).

Masih kata Paur Bag Humas, namun setelah jatuh tempo, pelaku tak kunjung mengambalikan mobil korban. Korban mencoba mencari pelaku di rumahnya pada, Kamis (23/5/2019), namun korban tidak mendapati mobilnya di rumah pelaku.

“Dalihnya, mobil masih dipakai keluarga pelaku. Keesokan hari korban kembali mendatangi rumah pelaku, namun rumah korban dalam keadaan kosong. Korban baru mengetahui jika mobil miliknya sudah digadaikan oleh pelaku,” katanya.

Korban kemudian melaporkan kasus dugaan penipuan dengan modus mobil rental tersebut ke Polres Mojokerto. Pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti berupa foto kopi surat perjanjian pembiayaan kendaraan dan surat keterangan kepemilikan kendaraan dari leasing.

“Selain itu, penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Akibat kasus dugaan penipuan tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp216 juta,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar