Hukum & Kriminal

Modus Minta Tanggungjawab, Emak-emak Masuk Rumah dan Buka Lemari

Pelaku pencurian dengan pemberatan, Chintia Kristiana (23) diinterogasi Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Unit Reskrim Polsek Puri mengamankan seorang emak-emak dalam kasus percobaan pencurian di sebuah rumah di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Pelaku yang sudah tiga kali beraksi ini kepergok pemilik rumah yang sedang tertidur mendengar suara pelaku.

Pelaku, Chintia Kristiana (23) beraksi pada, Rabu (15/1/2020) sekira pukul 07.00 WIB kemarin. Warga Panggreman I/50 RT 02 RW 01, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ini, berpura-pura menjadi tamu di rumah korban dengan cara memanggil-manggil pemilik rumah.

Ketika pemilik rumah tidak ada respon, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menuju tempat-tempat penyimpanan barang. Namun saat masuk ke kamar korban dan membuka almari tempat penyimpanan uang, korban yang terbangun dan kaget mengetahui pelaku.

Saat diamankan, pelaku mengaku minta pertanggungjawaban kecelakaan yang dilakukan istri korban, Muhammad Rofi’i (33). Namun saat istri korban datang, istri korban tidak mengenal pelaku dan tidak terjadi kecelakaan sehingga korban menghubungi pihak Polsek Puri guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung mengatakan, pelaku pura-pura bertamu. “Saat tidak ada yang jawab dari pemilik rumah, pelaku masuk rumah. Sasarannya uang dan barang berharga. Namun karena pemilik sigap sehingga pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya, Jumat (17/1/2020).

Pelaku mengaku, sudah beraksi tiga kali belum pernah dihukum. Namun hasil pemeriksaan, lanjut Kapolres, sebelumnya sudah pernah dihukum dalam perkara yang sama di wilayah Bangsal. Pelaku juga beraksi di Dusun Sudimoro, Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto dan beberapa kali di Kecamatan Sooko.

Pelaku, Chintia Kristiana (23) mengaku, melakukan aksi tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saya punya anak satu, saya single parent. Sudah bercerai, dulu pernah pakai narkoba tapi sekarang tidak. Saya mencuri untuk kebutuhan anak,” ujarnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang berupa, satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio nopol S 4458 QL dan satu buah dompet yang berisi uang tunai Rp3 juta juta yang ada di dalam almari pakaian korban. Korban dijerat Pasal 53 ayat (1) KUHP Jo Pasal 363 ayat 1 ke 2e KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar