Hukum & Kriminal

Modus Membeli, Warga Tulungagung Ini Malah Gondol Mobil

Surabaya (beritajatim.com) – Dengan modus pura-pura membeli mobil yang diiklankan pemiliknya, M. Galih Agung Kurniawan malah membawa kabur mobil sang penjual. Namun apesnya, aksi warga Tulungagung ini gagal dan akhirnya berakhir di kursi pesakitan PN Surabaya.

Pemilik mobil yakni Lilik Hidayati menyatakan, awalnya dirinya sebagai pemilik mobil berniat menjual mobil Honda BRV Prestige miliknya. Dia memasang iklan. Dari iklan itu, Galih yang berminat menghubunginya dan datang ke rumahnya di Perumahan Gading Pantai pada Selasa (26/2/2020) lalu.

“Sorenya dia datang ke rumah mau tes drive. Mobilnya dia bawa setelah sepakat harga,” ujar Lilik saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/7/2020).

Galih kembali ke rumah Lilik untuk mengembalikan mobil saat senja. Dia sempat masuk ke rumahnya. Namun, uang pembelian belum dibayarkan. Setelah itu, terdakwa pergi. Tanpa disadari Lilik, terdakwa menukar kunci mobil yang diserahkan kepadanya dengan kunci palsu. “Kuncinya ditukar. Saya tidak tahu,” katanya.

Lilik sempat akan menggunakan mobil itu untuk menghadiri perayaan ulang tahu anaknya, Encik Erick Arifandi. Namun, mobil itu tidak bisa dikendarai karena kuncinya bukan yang sebenarnya. “Mau saya pakai tidak bisa karena kuncinya beda. Mobil saya tinggal di depan rumah,” ucapnya.

Saat dini hari, Galih diam-diam datang lagi ke rumah Lilik. Niatnya ingin membawa kabur mobil. Aksinya diketahui Erick yang kemudian langsung mengejarnya. Galih akhirnya tertangkap di lampu lalulintas Jalan MERR Suko Semolo. “Dengar bunyi mobil distarter anak saya yang masih belum tidur langsung mengejarnya,” katanya.

Galih mengaku mencuri mobil karena tidak punya uang untuk membelinya. Namun, dia butuh mobil tersebut. Aksinya sudah direncanakan terlebih dahulu dengan menyiapkan kunci palsu. “Niatnya saya mau beli tapi tidak punya uang. Sudah saya siapkan kuncinya sebelumnya,” ucapnya. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar