Hukum & Kriminal

Modus Jual Harga Murah Migor dan Gula, Pasutri di Magetan Ditangkap Polisi

Kapolres Magetan AKPB Ari Festo Permana

Magetan (beritajatim.com) – Polres Magetan menangkap pasangan suami-istri (pasutri) EV (37) dan MUR (40) karena menipu dengan total kerugian mencapai Rp 422 juta.

Modus yang digunakan pasutri asal Kelurahan Tawanganom Kabupaten Magetan ini dengan menawarkan minyak goreng dan gula pasir dengan harga yang murah.

Kapolres Magetan AKPB Ari Festo Permana mengatakan, penipuan yang dilakukan pasutri ini sudah berlangsung sejak 2.5 bulan lalu.

“Karena harganya yang murah, banyak orang tertarik dengan penawaran tersangka. Para korban kemudian memesan dan membayar tanpa pernah mendapat barang yang diinginkan,” kata Festo di halaman Mapolsek Magetan, Jumat (27/11/2020).

Festo mengatakan, para korban yang tertipu ini kebanyakan memesan gula pasir dan minyak goreng dalam jumlah yang besar. Sebab para tersangka rupanya hanya memutar barang yang dibeli.

 

“Karena itu ketika ada pembeli yang memesan kiloan gula pasir atau minyak goreng barangnya tak kunjung datang,” ungkap Festo.

Dari pengakuan EV, penipuan ini terpaksa mereka lakukan karena terbelit persoalan ekonomi dan terlilit utang. Menurutnya, barang yang dipesan itu tak kunjung datang. “Karena pembelian dalam jumlah besar. Sehingga barang tersebut dikirim lebih lama dibanding biasanya,” sesalnya.

Kini EV dan MUR akan dikenai Pasal 378 dan 372 tentang Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara.(asg/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar